“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Kesabaran adalah cahayag-gif-updateg-gif-update b

Keenam : Kesabaran Adalah Cahaya

Sabar ketika mengambil ilmu, sabar ketika mengamalkannya, dan sabar ketika mendakwahkannya, dan sabar ketika mendapatkan  gangguan didalam menyampaikan.

Empat macam ini yang dibutuhkan oleh dai kapada Allah azza wa jalla demi membantu dakwah dan kelanjutannya, hanya  kepada Allahlah  saya minta  petunjuk dan pertolongan.

Dan inilah dalil-dalil yang umum seputar keutamaan syi’ar yang agung ini, dan yang didapatkan oleh orang-orang yang benar-benar sabar dan senantiasa tabah.

Allah berfirman : 

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ

“Minta tolonglah kalian dengan sabar dan sholat.” QS: Al-Baqarah: 45

Dengan isti’anah (meminta pertolongan), dengan sabar dan ketaatan seorang hamba akan mendapatkan apa yang dia inginkan.

Dan sabar adalah sebab untuk menangkal dan menetralisir semua tipu daya manusia.

Allah berfirman :

 وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئاً

Dan jika kalian bersabar dan bertaqwa tidak akan membahayakan kalian sedikitnya tipu daya mereka. QS: Al-Imran: 120

Berapa banyak dai yang Allah sebarkan kebaikan mereka dan memperdaya musuh-musuh mereka, dikarenakan ketaatan, kesabaran, kebaikan dan kebaikan mereka. Dan sabar adalah sebab keberuntungan, dan keberuntungan seseorang diantaranya,adanya bantuan untuk dakwahnya, untuk ilmu dan juga untuk kebaikannya.

Allah berfirman : 

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga ( Ribath ) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” QS: Al-Imran: 200

Allah berfirman :

فَاصْبِرْ إِنَّ الْعَاقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ

“Dan bersabarlah, karena akhir yang baik itu bagi orang-orang yang bertaqwa”. QS: Huud: 49

Dan akhir yang baik adalah pertolongan dan kekuasaan.

Dan orang-orang yang bersabar Allah tidak akan menyia-nyiakan amalan mereka dan juga tidak akan berkurang pahala mereka.

Allah berfirman : 

وَاصْبِرْ فَإِنَّ اللهَ لا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ

Dan bersabarlah karena Allah tidak menyianyiakan pahala orang yang berbuat baik. QS: Huud: 155

Dan orang yang bersabar diberi kabar gembira dengan kebaikan.

Allah berfirman : 

إِنَّ اللهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Sesungguhnya Allah bersama orang-orang sabar”. QS: Al-Baqarah: 153

Dan siapa yang Allah bersamanya, dia adalah dari orang-orang yang ditolong dan diberi kemampuan untuk beramal.

Berkata Allah ta’ala  : menjelaskan warisan orang yang berimam di dunia dan akhirat adalah  dengan sebab sabar dan kebaikan mereka.

Allah Ta’ala berfirman : 

قَالَ مُوسَى لِقَوْمِهِ اسْتَعِينُوا بِاللهِ وَاصْبِرُوا إِنَّ الْأَرْضَ لِلَّهِ يُورِثُهَا مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ

Musa berkata kepada kaumnya: “Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah, sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah,  dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” QS: Al-A’raf: 128

Sabar adalah sebab untuk mendapatkan tujuan dan menggapai perkara yang terpuji. Allah berfirman tentang Ya’qub Alaihissallam:

فَصَبْرٌ جَمِيلٌ عَسَى اللهُ أَنْ يَأْتِيَنِي بِهِمْ جَمِيعاً

“Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku), “Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku.” QS: Yusuf: 83

Dan Allah mendatangkan mereka semua, Yusuf dan Bunyamin.

Berkata Allah Ta’ala :

وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا

“Dan tidak akan mendapatkan anugerahnya melainkan orang-orang yang bersabar”. QS: Fushshilat: 35

Maka siapa yang menginginkan semua kebaikan dan menjauh dari seluruh keburukan dan marabahayanya,  maka dia harus sabar.

Sebagaimana yang Allah  dikatakan :  Dengan kesabaran dan ketakwaan akan didapatkan kepemimpinan dalam agama, Allah berfirman:

وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِآياتِنَا يُوقِنُونَ

“Dan kami jadikan diantara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.” QS: As-Sajadah: 24

Ibnul Qayyim berkata dalam Uddatus Shabirin 118 :

إنه سبحانه وعد المؤمنين بالنصر والظفر، وهي كلمته التي سبقت لهم، وهي الكلمة الحسنة، وأخبر أنه إنما أتى لهم ذلك بالصبر

Allah subhanahu wa ta’ala menjanjikan kepada orang yang beriman dengan pertolongan dan kemenangan dan itulah janjinya yang telah berlaku untuk mereka, sebuah kalimat yang baik, dan diberitahukan sesungguhnya janji itu hanyalah datang untuk mereka karena kesabaran.

وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ الْحُسْنَى عَلَى بَنِي إِسْرائيلَ بِمَا صَبَرُوا

Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. QS: Al-A’raf: 137

Dan yang menyuruh kebaikan dan melarang kemungkaran butuh kesabaran lebih dari pada yang lainnya, Allah memberitahukan tentang Luqman :

يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

Wahai anakku, dirikanlah shalat dan perintahkanlah mengerjakan yang baik dan cegahlah dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan. QS: Luqman: 17

Dan berkata Ibnul Qayyim rahimahullah sebagaimana dalam kitab yang telah lewat :

إنه سبحانه أخبر عن خصال الخير وأنه لا يلقاها إلا الصابرون

Sungguh Allah mengabarkan tentang perkara baik, dan tidak akan dapat anugerahnya kecuali orang yang sabar.

Dalam dua tempat dalam kitabnya : surat Al-Qashash, tentang kisah Qarun, dan orang-orang yang berilmu berkata kepada mereka yang berangan angan seperti yang dia dapatkan.

وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللهِ خَيْرٌ لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ

“Celakalah kalian, pahala Allah lebih baik bagi orang yang  beriman dan beramal shalih, dan tidak akan mendapatkannya kecuali orang-orang sabar.” QS: Al-Qasas: 80

Dan dalam surat Haa Miim As-Sajdah : Allah memerintahkan para hamba untuk membalas dengan yang lebih baik, jika dia melakukannya, jadilah yang tadinya bermusuhan menjadi seperti kekasih yang dekat, dan Allah berfirman  :

وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keuntungan yang besar. QS: Fushshilat: 35

Dan dalam sunnah, Sabda Nabi ﷺ, sebagaimana hadist Abu Malik Al ‘Asy’ariy riwayat muslim 224 :

والصبر ضياء

“Dan sabar itu adalah cahaya”.

Dan ﷺ bersabda :

وما أعطي أحد عطاء خير وأوسع من الصبر

“Dan tidaklah seseorang diberikan sesuatu yang lebih baik dan lebih luas dari pada kesabaran”. 

Sebagaimana hadits Abu Sa’id riwayat keduanya.

Dan juga nabi ﷺ bersabda :

وأعلم أن النصر مع الصبر

“Dan ketahuilah bahwa pertolongan itu  bersama kesabaran”

Sebagaimana hadits Ibnu Abbas riwayat Tirmidzi.

Sebagaimana yang telah lalu terulang ulang bahwa :  Iman itu adalah Ilmu dan Amal.

Ketika Rasulullah ﷺ ditanya tentang iman, beliau tafsirkan dengan :

بالصبر والسماحة

“Kesabaran dan Toleransi”

Sebagaimana hadits Umar bin Abasah dan yang lain, dan dia hasan dengan syawahidnya.

Dan hadits Anas riwayat dua Syaikh bahwa sabar itu merupakan perantara kepada tujuan, dimana nabi ﷺ bersabda kepada Anshar :

فاصبروا حتى تلقوني على الحوض

“Sabarlah kalian sampai kalian temui aku di telaga”.

Dan tidaklah menemui beliau di telaga kecuali yang tertolong yang suka berbuat baik dan istiqamah hingga mati.

Dan tidaklah tertolong dan tersebar doa-doa para Nabi dengan perkara yang lebih agung dari kesabaran.

Dan dalam hadits Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu riwayat Bukhari 3405 dan Muslim 1062, berkata ; 

Rasulullah ﷺ membagi bagi, dan ada orang yang komentar ; pembagian ini sesungguhnya tidak karena wajah Allah, saya pun mendatangi Nabi ﷺ , saya beritakan tentang tadi, maka beliau-pun murka, hingga aku lihat ada kemarahan dalam wajah beliau. Beliau pun bersabda:

يرحم الله موسى قد أوذي بأكثر من هذا فصبر

“Semoga Allah merahmati Musa, sungguh dia telah diganggu lebih dari ini dan dia bersabar”.

*******

Ditulis oleh: Asy-Syaikh Abu Muhammad AbdulHamid bin Yahya Al-Hajuriy (Hafidzahullah)

Alih Bahasa: Abu Adam Abdan Syakur Al-Baliy (Hafidzahullah)

Kesabaran  adalah cahayaالسادسة: «والصبر ضياء«
صبر في تحصيل العلم، وصبر على العمل بالعلم، وصبر على الدعوة إلى العلم، وصبر على الأذية في التبليغ.
فهذه أربعة أقسام يحتاج إليها الداعي إلى الله عز وجل من أجل نصر دعوته واستمراريتها، فالله اسأل أن يوفق ويعين.
وإليك ذكر الأدلة العامة على فضيلة هذه الشعيرة العظيمة، وما يتحصل عليه الصابرون المصابرون.
قال الله تعالى: ﴿وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ﴾ [البقرة:45]، فبالاستعانة بالصبر والطاعة يتحصل العبد على مقصوده ومراده.
والصبر سبب لابطال كيد الكائدين ومكر الماكرين.
قال تعالى: ﴿وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئاً﴾[آل عمران:120]، فكم من دعاة نشر الله خيرهم ومكر بأعدائهم بسبب طاعتهم وصبرهم وخيرهم وبرهم، والصبر من أسباب الفلاح ومن الفلاح نصر دعوة المرء وعلمه وخيره وبره.
قال تعالى: ﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ﴾ [آل عمران:200].
وقال تعالى: ﴿ا فَاصْبِرْ إِنَّ الْعَاقِبَةَ لِلْمُتَّقِينَ﴾[هود:49]، ومن العاقبة الحسنة النصر والتمكين.
والصابرون لا يضيع الله عز وجل عملهم ولا يترهم، قال تعالى: ﴿وَاصْبِرْ فَإِنَّ اللهَ لا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ﴾ [هود:115].
والصابر مبشر بخير قال تعالى:﴿إِنَّ اللهَ مَعَ الصَّابِرِينَ﴾[البقرة:153].
ومن كان الله عز وجل معه كان من المنصورين الموفقين.
وقال تعالى مبينًا توريث المؤمنين الدنيا والآخرة بسبب صبرهم وبرهم، قال تعالى: ﴿قَالَ مُوسَى لِقَوْمِهِ اسْتَعِينُوا بِاللهِ وَاصْبِرُوا إِنَّ الْأَرْضَ لِلَّهِ يُورِثُهَا مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ﴾ [لأعراف:128].
والصبر سبب للحصول على المقصود ونيل المحمود قال تعالى مخبرًا عن يعقوب عليه السلام: ﴿فَصَبْرٌ جَمِيلٌ عَسَى اللهُ أَنْ يَأْتِيَنِي بِهِمْ جَمِيعاً﴾[يوسف:83]، وفعلاً أتى الله عز وجل بهم جميعاً يوسف وبنيامين.
وقال تعالى: ﴿وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا﴾[فصلت:35].
فمن أراد كل خير والبعد عن كل شرٍ وضير فعليه بلزوم الصبر.
وكما قيل بالصبر واليقين تنال الإمامة في الدين قال تعالى: ﴿وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِآياتِنَا يُوقِنُونَ﴾ [السجدة:24].
قال ابن القيم في «عدة الصابرين« (118): إنه سبحانه وعد المؤمنين بالنصر والظفر، وهي كلمته التي سبقت لهم، وهي الكلمة الحسنة، وأخبر أنه إنما أتى لهم ذلك بالصبر فقال تعالى: ﴿وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ الْحُسْنَى عَلَى بَنِي إِسْرائيلَ بِمَا صَبَرُوا﴾[الأعراف:137].اهـ
والآمر بالمعروف والناهي عن المنكر يحتاج إلى الصبر أكثر من غيره، قال تعالى مخبرًا عن لقمان: ﴿يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ﴾ [لقمان:17].
وقال ابن القيم رحمه الله في المصدر السابق: إنه سبحانه أخبر عن خصال الخير وأنه لا يلقاها إلا الصابرون، في موضعين من كتابه في سورة القصصص في قصة قارون وأن الذين أتوا العلم قالوا للذين تمنوا مثلما أوتي، ﴿وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللهِ خَيْرٌ لِمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ﴾[القصص:80]، وفي سورة حم السجدة: حيث أمر العبد أن يدفع بالتي هي أحسن فإذا فعل ذلك صار الذي بينه وبينه عداوة، كأنه حبيب قريب، ثم قال: ﴿وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ﴾[فصلت:35]. اهـ
ومن السنة قول النبي ﷺ كما في حديث أبي مالك الأشعري عند مسلم (224): «والصبر ضياء«.
وقال ﷺ في فضله: «وما أعطي أحد عطاء خير وأوسع من الصبر« كما في حديث أبي سعيد عندهما.
وقال ﷺ: «وأعلم أن النصر مع الصبر« كما في حديث ابن عباس عند الترمذي.
وكما تقدم معنا مرارًا أن الإيمان هو العلم والعمل، فحين سئل رسول الله ﷺ عن الإيمان فسره “بالصبر والسماحة”، كما في حديث عمر بن عبسه وغيره وهو حسن بشواهده.
ودل حديث أنس عند الشيخين أنه سبب للوصول إلى المقصود حيث قال النبي ﷺ للانصار: «فاصبروا حتى تلقوني على الحوض«.
ولا يلقاه على الحوض إلا المنتصرون أصحاب الأعمال الخيره المستمرون عليها حتى الممات.
وما انتصرت واشتهرت دعوات الأنبياء بأعظم من الصبر، ففي حديث عبد الله بن مسعود رضي الله عنهما عند البخاري (3405)، ومسلم (1062) قال: قسم رسول الله ﷺ قسمًا، فقال رجل: إن هذه القسمة ما أريد بها وجه الله، فأتيت النبي ﷺ فأخبرته فغضبت حتى رأيت الغضب في وجهه، ثم قال: «يرحم الله موسى قد أوذي بأكثر من هذا فصبر«.
وفي حديث صهيب عند مسلم (3005) بيان عظيم لانتصار الدعوات بالصبر:

*******

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: