“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Sheikh Yahya On Telegram

Silahkan klik link dibawah ini untuk mengikuti :

telegram.me/aladabulmufrad
telegram.me/kitabulilmi
telegram.me/ashhabulhaditsalMuntaqa
telegram.me/KitabulImanSyarhShahihBukhari

Read the rest of this entry »

AL-JAMA’AH

بسم الله الرحمن الرحيم

Ibnu Mas’ud رضي الله عنه berkata:

( يا أيها الناس عليكم  بالطاعة و الجماعة ، فإنها حبل الله عز و جل الذي أمربه ، وما تكرهون في الجماعة خير مما تحبون في الفرقة )

“Wahai manusia, kalian wajib berpegang dengan ketaatan dan jama’ah[1], karena sesungguhnya jama’ah adalah tali Alloh ‘Azza wa Jalla yang Alloh perintahkan untuk memegangnya. Perkara yang kalian benci di dalam jama’ah itu lebih baik dari pada perkara yang kalian cintai di dalam perpecahan.

Al-Jama’ah di sini  adalah : mengkuti jama’ah para shohabat, karena para shohabat berkumpul diatas kebenaran, dan jalan mereka itulah yang benar. Dan setiap orang yang ikut kebenaran dengan dalil-dalil yang jelas, maka dia itu dikatakan telah ikut Al-Jama’ah sekalipun dia saat itu sendirian.  Read the rest of this entry »

waktu-waktu sholat

WAKTU-WAKTU SHALAT {الْمَوَاقِيْتِ}

Al-Mawâqît adalah jama’ dari mîqât, dan yang dimaksud di sini adalah al-mawâqît az-zamâniyyah yaitu batas waktu tertentu untuk melakukan shalat-shalat yang wajib atau yang lainnya. Dan masuknya waktu merupakan syarat sahnya shalat, Allâh Subhânahu wa Ta’âlâ berkata:

{إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا}

“Sesungguhnya shalat keberadaannya bagi orang-orang yang beriman adalah telah ditentukan waktu(nya)”. (An-Nisâ’: 103).  Read the rest of this entry »

Hak Allah Yang Tertinggi

Dan hak Alloh ta’ala yang tertinggi adalah : mentauhidkan Alloh dalam peribadatan. Sungguh kebanyakan orang telah menyombongkan diri terhadaap tauhid dan mereka menyia-nyiakan hak-hak Alloh. Manakala mereka menyia-nyiakannya; hak merekapun disia-siakan. 

           Dari Mu’adz bin Jabal رضي الله عنه yang berkata : Read the rest of this entry »

Peliharalah jenggotmu !

بسم الله الرحمن الرحيم

 

قوله تعالى { وَلَقَدْ قَالَ لَهُمْ هَارُونُ مِن قَبْلُ يَا قَوْمِ إِنَّمَا فُتِنتُم بِهِ ۖ وَإِنَّ رَبَّكُمُ الرَّحْمَـٰنُ فَاتَّبِعُونِي وَأَطِيعُوا أَمْرِي ﴿٩٠﴾ قَالُوا لَن نَّبْرَحَ عَلَيْهِ عَاكِفِينَ حَتَّىٰ يَرْجِعَ إِلَيْنَا مُوسَىٰ ﴿٩١﴾ قَالَ يَا هَارُونُ مَا مَنَعَكَ إِذْ رَأَيْتَهُمْ ضَلُّوا ﴿٩٢﴾ أَلَّا تَتَّبِعَنِ ۖ أَفَعَصَيْتَ أَمْرِي ﴿٩٣﴾ قَالَ يَا ابْنَ أُمَّ لَا تَأْخُذْ بِلِحْيَتِي وَلَا بِرَأْسِي ۖ إِنِّي خَشِيتُ أَن تَقُولَ فَرَّقْتَ بَيْنَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَلَمْ تَرْقُبْ قَوْلِي ﴿٩٤﴾ } سورة طه

{ Dan sesungguhnya Harun telah berkata kepada mereka sebelumnya: “Hai kaumku, sesungguhnya kamu hanya diberi cobaan dengan anak lembu. itu dan sesungguhnya Tuhanmu ialah (Tuhan) Yang Maha Pemurah, maka ikutilah aku dan taatilah perintahku”. (90) Mereka menjawab: “Kami akan tetap menyembah patung anak lembu ini, hingga Musa kembali kepada kami”. (91) Berkata Musa: “Hai Harun, apa yang menghalangi kamu ketika kamu melihat mereka telah sesat, (92) (sehingga) kamu tidak mengikuti aku? Maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku?” (93) Harun menjawab’ “Hai putera ibuku, janganlah kamu pegang janggutku dan jangan (pula) kepalaku; sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan berkata (kepadaku): “Kamu telah memecah antara Bani Israil dan kamu tidak memelihara amanatku”. (94) } Surah Ta-Ha

Read the rest of this entry »

Orang-orang yang dibasmi setelah Nuh

بسم الله الرحمن الرحيم

 

قوله تعالى { وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّـهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُ ۖ أَفَلَا تَتَّقُونَ ﴿٢٣﴾ } سورة المؤمنون

{ Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah oleh kamu Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain Dia. Maka mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?” (23) } Surah Al-Mu’minun

قوله تعالى { فَقَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِن قَوْمِهِ مَا هَـٰذَا إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُرِيدُ أَن يَتَفَضَّلَ عَلَيْكُمْ وَلَوْ شَاءَ اللَّـهُ لَأَنزَلَ مَلَائِكَةً مَّا سَمِعْنَا بِهَـٰذَا فِي آبَائِنَا الْأَوَّلِينَ ﴿٢٤﴾ } سورة المؤمنون

{ Maka pemuka-pemuka orang yang kafir di antara kaumnya menjawab: “Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, yang bermaksud hendak menjadi seorang Read the rest of this entry »

Tata cara tayamum

Tanya: Minta tolong tanyakan kepada Ustâdz Abû Ahmad tentang tata cara tayammum sesuai petunjuk Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi wa Sallam, karena kebanyakan teman-teman ana masih awam yang baru mengenal sunnah minta ajarkan tata cara tayammum dengan benar jika tidak mendapatkan air?
Read the rest of this entry »

IMG_20170415_201238

 

بسم الله الرحمن الرحيم

Haramnya isbal: memanjangkan kain (untuk laki-laki) dibawah mata kaki.

 

وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الَّذِي يَجُرُّ ثَوْبَهُ خُيَلَاءَ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
موطأ مالك 1696
 
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Abdullah bin Dinar] dari [Abdullah bin Umar] bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang yang menjulurkan kainnya karena sombong, maka pada hari kiamat kelak ia tidak akan dilihat oleh Allah.”
Hadits Malik Nomor 1423 Read the rest of this entry »