“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Posts tagged ‘aurat’

Syarah Hadits : Wanita Adalah Aurat”

Disusun dan diterjemahkan Oleh:

Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo (‘afallohu ‘anh)

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

Kata Pengantar

:ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻭﺃﺷﻬﺪ ﺃﻥ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺃﻥ ﻣﺤﻤﺪﺍ ﻋﺒﺪﻩ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺁﻟﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﺃﻣﺎ ﺑﻌﺪ 

Sesungguhnya telah datang permintaan dari saudara kita yang mulia Abu Adam Al Maliziy hafizhohulloh untuk saya menjelaskan makna sabda Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam:

« ﺍﻟﻤﺮﺃﺓ ﻋﻮﺭﺓ، ﻓﺈﺫﺍ ﺧﺮﺟﺖ ﺍﺳﺘﺸﺮﻓﻬﺎ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ‏» ؟

“Wanita itu adalah aurot. Maka jika dia keluar, setan akan menghiasinya.”

Maka dengan memohon pertolongan kepada Alloh, saya menjawab:  (lebih…)

JANGAN BIARKAN TABIR TERKOYAK: Hukum Wanita Melepaskan Pakaiannya

JANGAN BIARKAN TABIR TERKOYAK

images (14)

Di Tulis Oleh: Abu Ja’far Al-Harits Al-Andalasy saddadahulloh
Senin 23 Syawwal 1433H
Darul Hadist Dammaj -harosahalloh- 

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه أما بعد

Pada kesempatan ini, kita akan menyinggung seputar pemahaman hadits tentang larangan bagi wanita “menanggalkan” pakaiannya di selain rumah suaminya. Asal pembahasan ini terkait dengan hadits yang diriwayatkan dari Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam dimana beliau berkata:

أَيُّمَا امْرَأَةٍ نَزَعَتْ ثِيَابَهَا فِي غَيْرِ بَيْتِ زَوْجِهَا، هَتَكَتْ سِتْرَ مَا بَيْنَهَا وَبَيْنَ رَبِّهَا

“Wanita mana saja yang menanggalkan pakaiannya di selain rumah suaminya, maka dia telah menyobek tabir antara dia dengan Robb-Nya” (HR Ahmad dari ‘Aisyah Rodhiyallohu ‘Anha)

Dalam riwayat lain:

مَا مِنَ امْرَأَةٍ وَضَعَتْ ثِيَابَهَا فِي غَيْرِ بَيْتِهَا إِلَّا هَتَكَتْ سِتْرًا بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ

“Tidaklah di kalangan perempuan yang meletakkan pakaiannya di selain rumahnya, kecuali dia telah menyobek tabir antara dia dengan Alloh ‘Azza wa Jalla. (HR Ahmad, Ibnu Majah dan selain mereka dari ‘AisyahRodhiyallohu ‘Anha) (lebih…)