“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Archive for the ‘Tauhid & Aqidah’ Category

Bersumpah Dengan Selain Alloh

Bersumpah dengan selain Allah

بسم اللَّه الرحمن الرحيم

المقدمة : الحمد لله القائل: ﴿وَالضُّحَى * وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى﴾[الضحى: 1، 2]. والقائل: ﴿وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا * وَالْقَمَرِ إِذَا تَلَاهَا * وَالنَّهَارِ إِذَا جَلَّاهَا * وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَاهَا * وَالسَّمَاءِ وَمَا بَنَاهَا * وَالْأَرْضِ وَمَا طَحَاهَا * وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا * فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا * قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا﴾ [الشمس: 1-9].

Muqaddimah Segala puji bagi Allah yang mengatakan :”Demi waktu Dhuha.” “Dan demi malam apabila telah sunyi.” QS : Ad-Duha 1-2

Dan berfirman : “Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, dan bulan apabila mengiringinya, dan siang apabila menampakkannya, dan malam apabila menutupinya, dan langit serta pembinaannya, dan bumi serta penghamparannya, dan jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu”. QS: Asy-Syams 1-9

Dan shalawat serta salam atas Rasul dan Nabinya yang terpilih. Yang Allah azzawajalla berfirman kepadanya : (lebih…)

Iklan

Diantara Keutamaan Ayat Kursyi

Diantara keutamaan ayat Kursyi
اللَّهُ لا إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلا يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Bab firman Allah Ta’ala :
“Allah, tidak ada Rabb yang benar selain dia, Yang Hidup kekal dan mengurus segala sesuatu, tidak ngantuk dan tidak tidur, Hanya Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi, Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Nya, tanpa izin-Nya, mengetahui apa-apa yang di hadapan dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya, Kursinya, meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”.  QS:  Al-Baqoroh  255

Inilah ayat yang paling agung dalam kitab Allah azza wa jalla, sebagaimana yang ditunjukkan oleh hadits Ubay bin Ka’ab, riwayat Imam Muslim: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menanyainya : “Wahai Abu Mundzir, tahukah engkau, ayat apa dalam Quran yang paling utama bagimu?”
Abu Mundzir berkata: saya menjawab : Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.Lalu beliau mengulangi nya beberapa kali.  Kemudian Ubay berkata: Saya jawab : (lebih…)

Keyakinan Bathiniyyah dan Bahayanya Terhadap Ummat ini

Keyakinan bathiniyyah  dan bahayanya terhadap umat ini

عقائد الباطنية وخطرها على الأمة

Pemahaman pemahaman albathiniyyah yang ada dalam kelompok kafir .

Pemahaman untuk kalimat syahadat.

Syahadat menurut kaum muslimin adalah : rukun pertama dari rukun-rukun Islam, dan definisinya : tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah. Dalil untuk definisi ini adalah firman Allah Ta’ala :

ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِن دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِير

“Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah Yang Haq dan apa saja yang mereka seru selain dari Allah, benar benar batil, dan sungguh Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” QS: Al-Hajj 62

Yang tersusun dari dua rukun : peniadaan dan penetapan.
Tiada  Ilah : meniadakan ketuhanan dari segala sesuatu selain Allah azza wa jalla.
Kecuali Allah : penetapan ketuhanan itu hanya milik. Allah azza wa jalla.

Adapun orang-orang kafir itu telah mengartikannya dengan tafsiran-tafsiran yang menentang akal, dalil-dalil, aqidah – qaidah dan landasan. Sebuah pemahaman yang tidak ada pada Yahudi maupun Nashrani yang mendahului mereka dan tidak juga seorangpun kecuali mereka sendiri. Dan Allah lebih mengetahui. (lebih…)

Hati-hati Dari Keputusasaan Akan Rahmat Allah

Hati-hati, dari keputus asa an akan rahmat Allah azza wa jalla atas hamba-Nya

الحذر من اليأس من رحمة الله عز وجل بعباده

Hati-hati, dari keputusasaan akan rahmat Allah azza wa jalla atas hamba-Nya

Allah  berfirman :

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْئَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْئَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

“Wahai anakku, pergilah kalian,  carilah berita  tentang Yusuf  dan saudaranya, dan janganlah kalian  berputus  asa  dari rahmat Allah. Tidaklah berputus asa  dari rahmat  Allah, kecuali kaum yang kafir .” QS: Yusuf:  87

Allah berfirman :

وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْ بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهُ وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ

“Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” QS: Asy-Syura :28

Ibnu Katsir mengatakan : Yaitu putusasanya manusia akan  turunnya hujan, dan menurunkan kepada mereka tatkala mereka butuh, sebagaimana firman Allah :

وَإِنْ كَانُوا مِنْ قَبْلِ أَنْ يُنَزَّلَ عَلَيْهِمْ مِنْ قَبْلِهِ لَمُبْلِسِينَ

“Dan walaupun sebelum turunnya hujan kepada mereka, mereka benar-benar putus asa.”  QS: Ar-Rum: 49

Berkata imam Al Bazzar  (3168) : Haddatsana Salamah, dia berkata : Bercerita kepada kami Al Muqri’, ia berkata : Bercerita kepada kami Haywah, ia berkata :  Akhbaraniy Abu Hani’, bahwa Amr bin Malik, cerita kepadanya,  dari Fadhalah bin Ubaid radhiyallahuanhu, dari Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam : (lebih…)

Fathul Alim : Seputar Siksa Kubur

siksa  kubur

Dari kitab saya* “Fathul Alim Syarah Risalah Imam Mujaddid kepada penduduk Qashim

Fasal dalil-dalil Al-Qur’an seputar Siksa Kubur

Ketahuilah semoga Allah menunjukimu : Sesungguhnya adzab qubur dan kenikmatannya, benar adanya apa yang terdapat dialam Al-Qur’an, As-Sunnah, dan kesepakatan ahlus sunnah, Adapun Al-Qur’an maka dalilnya macam-macam, dan dipersilahkan anda mengambil sebagiannya :

Allah berfirman :

وَحَاقَ بِآلِ فِرْعَوْنَ سُوءُ الْعَذَابِ * النَّارُ يُعْرَضُونَ عَلَيْهَا غُدُوّاً وَعَشِيّاً وَيَوْمَ تَقُومُ السَّاعَةُ أَدْخِلُوا آلَ فِرْعَوْنَ أَشَدَّ الْعَذَابِ

Dan mengepung keluarga Firaun azab yang amat buruk. Neraka dinampakkan kepada mereka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat : “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras”. QS: Ghafir: 45-46

Ibnu Katsir rahimahullah berkata tentang tafsir ayat ini :

وَحَاقَ بِآلِ فِرْعَوْنَ سُوءُ الْعَذَابِ : “Dan mengepung keluarga Firaun azab yang amat buruk”.

Yaitu tenggelam di lautan, kemudian dipindahkan ke jahim, kemudian ruh-ruh mereka dihadapkan kepada neraka, pagi dan sore, sampai hari kiamat, dan pada hari kiamat berkumpullah ruh dan jasad mereka dalam neraka. (lebih…)

Fathul Alim : Sifat Kalam Milik Allah

Sifat Kalam milik Allah 1a

Dari kitab saya* “Fathul Alim Syarah Risalah Imam Mujaddid kepada penduduk Qashim

Sifat Al-Kalaam (bicara) adalah milik Allah yang ditetapkan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah dan kesepakatan para salaf, secara logika dan fitrah.

divider 07

Pertama: Dari Al-Qur’an.

Allah berfirman :

تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ مِّنْهُم مَّن كَلَّمَ الله

Itulah para rasul, Kami utamakan sebagian mereka atas yang lain, diantara mereka ada yang diajak bicara Allah. QS: Al-Baqarah: 253

Dan firman-Nya :

وَكَلَّمَ الله مُوسَى

Dan Dia berbicara kepada Musa dengan sebenarnya. QS:  An-Nisa: 164

Dan firman-Nya :

وَأَنَا اخْتَرْتُكَ فَاسْتَمِعْ لِمَا يُوحَى، إِنَّنِي أَنَا الله لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلاَةَ لِذِكْرِي

“Dan sungguh Aku memilih kamu, dan dengarkanlah dengan baik apa yang di wahyukan,   “Sesungguhnya Aku adalah Allah yang tidak ada Ilah yang benar kecuali Aku, maka sembahlah Aku dan tegakkan shalat untuk mengingat-Ku”. QS: Thaha: 13

فَلَمَّا أَتَاهَا نُودِي مِن شَاطِئِ الْوَادِي الأَيْمَنِ فِي الْبُقْعَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ الشَّجَرَةِ أَن يَا مُوسَى إِنِّي أَنَا الله رَبُّ الْعَالَمِين

Maka tatkala Dia menghampiri-Nya, diserulah dia dari pinggir lembah sebelah kanan, pada tempat yang diberkahi, dari sebatang pohon kayu, “Wahai Musa, sesungguhnya Aku adalah Allah, Rabb semesta alam. QS: Al-Qashash: 30

Dan firman-Nya :

إِنَّمَا قَوْلُنَا لِشَيْءٍ إِذَا أَرَدْنَاهُ أَن نَّقُولَ لَهُ كُن فَيَكُون

“Hanya saja ucapan Kami untuk sesuatu, jika Kami menginginkannya Kami katakan : “Jadilah, maka jadi”. QS: An-Nahl: 40

Dan firman-Nya :

قُل لَّوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِّكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا

“Katakanlah, sekiranya lautan menjadi tinta untuk kalimat-kalimat Rabb-ku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis kalimat-kalimat Rabb-ku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu”. QS: Al-Kahf: 109 (lebih…)

Sebab-Sebab Yang Membantu Untuk Ikhlas

Ikhlas - Sebab Untuk Ikhlas

Tanya: Apa sebab-sebab yang membantu untuk ikhlas ?

Jawab: Ada banyak hal yang bisa membantu, diantaranya : Berdoa kepada Allah Azza wa Jalla, engkau mohon kepada Allah subhanahu wataala agar memberimu niat yang baik. Dan dahulu doanya salaf ridhwanullah alaihim :

اللهم اجعل أعمالي صالحة واجعلها لوجهك خالصة ولا تجعل لأحدٍ فيها شيئا

“Ya Allah jadikanlah semua amalanku shalih dan jadikanlah semua itu semata mata murni untuk wajah-Mu, dan jangan Engkau jadikan sedikitpun untuk selain-Mu.”

Maka seorang muslim dia berdoa kepada Rabb-Nya subhanahu wataala :

وقال ربكم ادعوني أستجب لكم

” Berdoalah kalian kepada-Ku, Aku akan kabulkan bagi kalian”.

Diantara sebab dalam hal ini adalah seorang sering-sering ingat akan buah hasil amalannya yaitu surga Allah dan Ridha-Nya, yang tidak bisa dicapai kecuali dgn ikhlas, pahala itu dr allah subhanahu wataala dengan mengikhlaskan amalan murni untuk Allah Azza wa Jalla. (lebih…)