“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

HADITS Musnad Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash Radhiyallahu ta'ala ‘anhuma 1

بسم الله الرحمن الرحيم

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَخْنَسِ أَخْبَرَنَا الْوَلِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ كُنْتُ أَكْتُبُ كُلَّ شَيْءٍ أَسْمَعُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُرِيدُ حِفْظَهُ فَنَهَتْنِي قُرَيْشٌ فَقَالُوا إِنَّكَ تَكْتُبُ كُلَّ شَيْءٍ تَسْمَعُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَشَرٌ يَتَكَلَّمُ فِي الْغَضَبِ وَالرِّضَا فَأَمْسَكْتُ عَنْ الْكِتَابِ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اكْتُبْ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا خَرَجَ مِنِّي إِلَّا حَقٌّ
مسند أحمد 6474

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa’id dari Ubaidullah bin Akhnas telah mengkabarkan kepada kami Al Walid bin Abdillah dari Yusuf bin Mahaq dari Abdullah bin Amru, dia berkata; Aku dulu selalu menulis segala sesuatu yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan aku aku ingin menghafalkannya, maka orang-orang quraisy menghalangi dan mereka berkata, “Kamu hendak menulis segala sesuatu yang kau dengar dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam padahal dia juga manusia biasa yang berbicara di waktu marah dan tidak marah.” Maka akupun tidak jadi menulisnya. Kemudian hal itu aku ceritakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan beliaupun bersabda: “Tulislah, dan demi Dzat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidak ada yang keluar ucapanku kecuali kebenaran.”
Hadits Ahmad Nomor 6221

حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ أَمْلَاهُ عَلَيْنَا حَدَّثَنِي أَبِي سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو مِنْ فِيهِ إِلَى فِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنْ النَّاسِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يَتْرُكْ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُؤَسَاءَ جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا
مسند أحمد 6475

Telah menceritakan kepada kami Yahya dari Hisyam telah mendektekan kepada kami, telah menceritakan kepadaku bapakku, saya telah mendengar Abdullah bin Amru dari bibirnya ke bibirku, dia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak menghilangkan ilmu dengan mencabutnya langsung dari manusia, akan tetapi Dia menghilangkannya dengan mengambili (mewafatkan) para ulama sehingga jika orang ‘alim telah tiada maka manusiapun mengambil pemimpin dari golongan orang-orang yang pandir, yang mana jika mereka ditanyai (suatu perkara) mereka berfatwa tanpa didasari dengan ilmu sehingga mereka pun tersesat dan menyesatkan.”
Hadits Ahmad Nomor 6222

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ الدَّسْتُوَائِيِّ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى عَلَيْهِ ثَوْبَيْنِ مُعَصْفَرَيْنِ قَالَ هَذِهِ ثِيَابُ الْكُفَّارِ لَا تَلْبَسْهَا
مسند أحمد 6477

Telah menceritakan kepada kami Yahya dari Hisyam Ad Dastuwaai telah menceritakan kepada kami Yahya dari Muhammad bin Ibrahim dari Khalid bin Ma’dan dari Jubair bin Nufair dari Abdullah bin Amru bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melihatnya memakai baju yang berwarna kuning (polos), maka beliau berkata: “Ini adalah pakaian orang-orang kafir, janganlah kamu memakainya.”
Hadits Ahmad Nomor 6224

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ الْيَهُودَ كَانُوا يَقُولُونَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَامٌ عَلَيْكَ ثُمَّ يَقُولُونَ فِي أَنْفُسِهِمْ لَوْلَا يُعَذِّبُنَا اللَّهُ بِمَا نَقُولُ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةَ وَإِذَا جَاءُوكَ حَيَّوْكَ بِمَا لَمْ يُحَيِّكَ بِهِ اللَّهُ إِلَى آخِرِ الْآيَةَ
مسند أحمد 6553

Telah menceritakan kepada kami Abdush Shamad telah menceritakan kepada kami Hammad dari Atha bin Saaib dari bapaknya, dari Abdullah bin Amru, bahwa orang-orang Yahudi berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “SAAMUN ‘ALAIKA (Semoga kehancuran menimpa atasmu),” kemudian mereka mengatakan dalam diri mereka masing, “Kenapa Allah tidak menyiksa kita disebabkan apa yang kita katakan itu?” Maka turunlah ayat ini: “Dan apabila mereka datang kepadamu, mereka mengucapkan salam kepadamu dengan memberi salam yang bukan sebagai yang ditentukan Allah untukmu.” (QS. Al-Mujadila: 8) Sampai akhir ayat.
Hadits Ahmad Nomor 6300

Disusun oleh : Ashhabulhadits dan Abu Abdillah Muhammad Djebli Al-Faransiy

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: