“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Menanti kedatangan Imam Mahdi

Tanya: Maaf ustadz pernah saya dengar tentang isu kedatangan Imam Mahdi, banyak orang yang mengaku memperjuangkan daulah Islamiyyah sedang menunggu-nunggu kedatangannya karena dia-nya akan bersama mereka memerangi musuh-musuh, mereka akan membai’atnya karena dia khalifah mereka dalam menaklukan negara-negara, apakah dalam kitab suci Qur’an ada bilang begitu? Kalau dalam hadits riwayat?

Jawab: Semoga Allah memberi hidayah kepadamu, ketahuilah bahwa pengakuan mereka tidaklah tepat, karena keberadaan mereka sekarang ini sudah menetapkan khalifah dan mereka sudah adakan pembai’atan kepada khalifah mereka, dan kita khawatirkan ketika Al-Imam Muhammad bin Abdillah Radhiyallahu ‘Anhu atau yang lebih dikenal dengan Imam Mahdiy muncul mereka tidak akan membai’atnya karena mereka sudah membai’at imam atau khalifah mereka atau mereka akan mengingkarinya, karena keberadaan Imam Mahdi sendiri pada awalnya adalah seorang awam dari kalangan Ahlul Bait, kemudian Allah beri hidayah kepadanya dengan mengikuti dakwah Ahlissunnah wal Jama’ah setelah itu Allah memperbaiki keadaannya dalam semalam sebagaimana disebutkan dalam suatu riwayat yang shahih.

Kita sangat khawatirkan kalau Imam Mahdiy tiba-tiba muncul bukan dari barisan mereka atau bukan dari jama’ah mereka maka mereka akan mengingkarinya sebagaimana orang-orang Yahudi dahulu mengingkari Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam karena mereka mengira beliau akan keluar dari kalangan mereka yaitu dari Bani Israil namun ternyata keluarnya dari kalangan Arab yang merupakan musuh mereka, dahulu mereka memerangi orang-orang musyrik Arab, dan seringkali mereka memberi ancaman dengan memberitakan bahwa akan keluar seorang rasul yang bernama Ahmad yakni Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau inilah yang akan bersama mereka memerangi orang-orang musyrik Arab, namun ketika rasul tersebut munculnya bukan dari kalangan mereka maka mereka pun ingkari, berkata Allah Ta’ala:

(وَكَانُوا۟ مِن قَبْلُ يَسْتَفْتِحُونَ عَلَى ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فَلَمَّا جَآءَهُم مَّا عَرَفُوا۟ كَفَرُوا۟ بِهِ)

“Sebelumnya mereka memohon kemenangan atas orang-orang kafir, ternyata setelah sampai kepada mereka apa yang telah mereka ketahui itu, mereka pun mengingkarinya” [Al-Baqarah: 89]..

Bahkan yang pertama-tama mengikuti rasul tersebut adalah orang-orang yang mereka musuhi dari kalangan bangsa Arab.

Dengan demikian kita sangat khawatirkan kalau nanti Imam Mahdi munculnya dari selain kelompok mereka atau dari selain jama’ah mereka maka mereka akan mengingkarinya, sebagaimana Yahudi mengingkari munculnya Nabi kita Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dan Imam Mahdi sendiri tidak mengetahui kalau dirinya adalah Imam Mahdi kecuali setelah Allah memperbaiki keadaannya dalam semalam, sebagaimana dahulu Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak mengetahui dirinya sebagai nabi kecuali setelah disampaikan wahyu kepadanya dan setelah Waraqah bin Naufal menjelaskan bahwa yang menyampaikan wahyu kepadanya adalah Jibril ‘Alaihis Salam.

***

Ditulis  oleh  : Abu Ahmad Muhammad Al-Khidhir Hafizhahullah di Bekasi pada 17 Ramadhan 1438] Sumber :http://t.me/majaalisalkhidhir

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: