“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

IMG_20170521_190704

بسم الله الرحمن الرحيم

حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ قَالَ أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا أَبُو بِشْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ فِي قَوْلِ الْجِنِّ وَأَنَّهُ لَمَّا قَامَ عَبْدُ اللَّهِ يَدْعُوهُ كَادُوا يَكُونُونَ عَلَيْهِ لِبَدًا قَالَ لَمَّا رَأَوْهُ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ وَيُصَلُّونَ بِصَلَاتِهِ وَيَرْكَعُونَ بِرُكُوعِهِ وَيَسْجُدُونَ بِسُجُودِهِ تَعَجَّبُوا مِنْ طَوَاعِيَةِ أَصْحَابِهِ لَهُ فَلَمَّا رَجَعُوا إِلَى قَوْمِهِمْ قَالُوا إِنَّهُ لَمَّا قَامَ عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُوهُ كَادُوا يَكُونُونَ عَلَيْهِ لِبَدًا
مسند أحمد 2427

Telah menceritakan kepada kami Mu`ammal, Abu ‘Awanah berkata; Telah menceritakan kepada kami Abu Bisyr dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas, ia berkata tentang perkataan jin: (Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadat), hampir saja jin-jin itu desak mendesak mengerumuninya.) dia berkata; Tatkala mereka melihat beliau sedang shalat bersama para sahabatnya, mereka (para sahabat) shalat mengikuti shalat beliau, mereka ruku’ bersama ruku’ beliau, mereka sujud bersama sujud beliau, para jin tersebut merasa kagum dengan kepatuhan para sahabat terhadap beliau. Ketika mereka kembali pada kaum mereka, mereka berkata; (Dan bahwasanya tatkala hamba Allah berdiri) maksudnya adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, (menyembah-Nya (mengerjakan ibadat), hampir saja jin-jin itu berdesakan mengerumuninya.)
Hadits Ahmad Nomor 2305

حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ وَأَبُو نُعَيْمٍ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ [ ص: 273 ] عَنْ سِمَاكٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنْ الْمُنْكَرِ قَالَ هُمْ الَّذِينَ هَاجَرُوا مَعَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الْمَدِينَةِ قَالَ أَبُو نُعَيْمٍ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
مسند أحمد 2459

Telah menceritakan kepada kami Husain dan Abu Nu’aim mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami Israil dari Simak dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas, tentang firman Allah ‘azza wajalla: (Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar). ia berkata; “Mereka adalah orang-orang yang berhijrah bersama Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ke Madinah.” Sedangkan menurut Abu Nu’aim berkata; “Bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam”.
Hadits Ahmad Nomor 2334

قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ بَهْرَامَ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبَّاسٍ حَضَرَتْ عِصَابَةٌ مِنْ الْيَهُودِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا يَا أَبَا الْقَاسِمِ حَدِّثْنَا عَنْ خِلَالٍ نَسْأَلُكَ عَنْهُنَّ لَا يَعْلَمُهُنَّ إِلَّا نَبِيٌّ فَكَانَ فِيمَا سَأَلُوهُ أَيُّ الطَّعَامِ حَرَّمَ إِسْرَائِيلُ عَلَى نَفْسِهِ قَبْلَ أَنْ تُنَزَّلَ التَّوْرَاةُ قَالَ فَأَنْشُدُكُمْ بِاللَّهِ الَّذِي أَنْزَلَ التَّوْرَاةَ عَلَى مُوسَى هَلْ تَعْلَمُونَ أَنَّ إِسْرَائِيلَ يَعْقُوبَ عَلَيْهِ السَّلَام مَرِضَ مَرَضًا شَدِيدًا فَطَالَ سَقَمُهُ فَنَذَرَ لِلَّهِ نَذْرًا لَئِنْ شَفَاهُ اللَّهُ مِنْ سَقَمِهِ لَيُحَرِّمَنَّ أَحَبَّ الشَّرَابِ إِلَيْهِ وَأَحَبَّ الطَّعَامِ إِلَيْهِ فَكَانَ أَحَبَّ الطَّعَامِ إِلَيْهِ لُحْمَانُ الْإِبِلِ وَأَحَبَّ الشَّرَابِ إِلَيْهِ أَلْبَانُهَا فَقَالُوا اللَّهُمَّ نَعَمْ
مسند أحمد 2467

Telah menceritakan kepada kami Husain telah menceritakan kepada kami Abdul Hamid bin Bahram dari Syahr bin Hausyab berkata; Abdullah bin Abbas berkata; Sekelompok orang Yahudi datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lalu mereka berkata; “Wahai Abul Qasim, Sampaikan kepada kami tentang perkara-perkara yang akan kami tanyakan kepadamu, tidak ada yang mengetahui seorang pun kecuali seorang Nabi.” Dan di antara yang mereka tanyakan adalah; “Makanan apa yang diharamkan oleh Israil terhadap dirinya sendiri sebelum diturunkannya Taurat.” Beliau menjawab: “Aku persumpahkan kalian kepada Allah yang telah menurunkan Taurat kepada Musa, apakah kalian tahu bahwa Israil Ya’qub ‘Alaihis Salam menderita sakit yang parah, dan sakitnya itu berlangsung cukup lama. Lalu ia bernadzar kepada Allah dengan suatu nadzar, jika Allah menyembuhkannya dari penyakitnya, maka ia akan mengharamkan minuman dan makanan yang paling disukainya. Makanan yang paling disukainya adalah daging unta, sedang minuman yang paling disukainya adalah susunya.” Mereka pun berkata: “demi Allah, benar.”
Hadits Ahmad Nomor 2342

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ الْجِنُّ يَسْمَعُونَ الْوَحْيَ فَيَسْتَمِعُونَ الْكَلِمَةَ فَيَزِيدُونَ فِيهَا عَشْرًا فَيَكُونُ مَا سَمِعُوا حَقًّا وَمَا زَادُوهُ بَاطِلًا وَكَانَتْ النُّجُومُ لَا يُرْمَى بِهَا قَبْلَ ذَلِكَ فَلَمَّا بُعِثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحَدُهُمْ لَا يَأْتِي مَقْعَدَهُ إِلَّا رُمِيَ بِشِهَابٍ يُحْرِقُ مَا أَصَابَ فَشَكَوْا ذَلِكَ إِلَى إِبْلِيسَ فَقَالَ مَا هَذَا إِلَّا مِنْ أَمْرٍ قَدْ حَدَثَ فَبَثَّ جُنُودَهُ فَإِذَا هُمْ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بَيْنَ جَبَلَيْ نَخْلَةَ فَأَتَوْهُ فَأَخْبَرُوهُ فَقَالَ هَذَا الْحَدَثُ الَّذِي حَدَثَ فِي الْأَرْضِ
مسند أحمد 2478

Telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad telah menceritakan kepada kami Israil dari Abu Ishaq dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu Abbas, ia berkata; “Bangsa jin bisa mendengarkan wahyu, mereka bisa mendengar satu kalimat kemudian menambahkan sepuluh, maka yang mereka dengar adalah hak sedangkan apa yang mereka tambahkan adalah batil. Sebelum itu bintang-bintang tidak pernah digunakan untuk melempar, namun ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam diutus, salah satu dari mereka tidak kembali ke tempatnya kecuali dilempari dengan bola api yang bisa membakar apa saja yang dikenainya, lalu mereka mengadukan hal itu kepada Iblis, maka Iblis pun berkata; “Hal ini memang perkara yang harus terjadi.” Lalu dia mengirim bala tentaranya, ternyata mereka mendapati Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sedang melaksanakan shalat di antara dua bukit kurma, maka mereka pun mendatangi Iblis dan mengabarkannya, dia pun berkata; “Kejadian ini (dipicu) oleh kejadian yang di bumi itu.”
Hadits Ahmad Nomor 2352

Disusun oleh : Ashhabulhadits dan Abu Abdillah Muhammad Djebli Al-Faransiy

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: