“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

IMG-20170317-WA0005

Bismillah… ‘Afwan, jika ada waktu luang bisakah tanyakan ke Abu Ahmad tentang tips bagi kita ummahat supaya bisa belajar dan berilmu di tengah-tengah mengurus keperluan rumah tangga, bisakah kita mendapat keutamaan dari keduanya? Jazaakumullohu khoiran.

Jawab: Tidak kita ragukan lagi bahwa mengurus kebutuhan rumah tangga adalah termasuk pekerjaan yang tidak mudah dan tidak ringan, dengan demikian sering kita dapatkan terjadi perselisihan antara suami dan isteri karena sebabnya. 

Sampai terkadang kita dapati ada dari para pria yang sudah mengenal ilmu merasa menyesal menikah dengan wanita yang dikenal sangat sibuk sebagai pengajar ilmu dan bahkan bukan hanya orang yang sekedar mengenal ilmu namun orang yang mendakwahkan ilmu pun terkadang mengakui kenyataan seperti itu, karena seharian dia mencari nafkah, ketika kembali ke rumah dia mendapati pekerjaan rumah yang sangat menumpuk, sesaat dia berdakwah setelah itu dia pun harus mencuci pakaian dan memasak lalu menyiapkan makan malam.

Sudah sangat banyak kita dapati suami dan isteri saling melemparkan urusan rumah tangga, bukan hanya dari kalangan awam namun ada pula dari kalangan orang-orang yang dikenal mengenal ilmu bahkan memiliki ilmu. Terkadang seorang suami membebani isterinya pada urusan dalam rumah seluruhnya, dengan alasan karena para wanita hanya berdiam di rumah, dulu Fatimah _semoga Allah meridhai beliau_ bekerja di rumah sampai berbekas kulit tangannya, dalil-dalil pun dijadikan penopang terhadap alasan tersebut.

Dan terkadang isteri pun tidak mau kalah, ia pun membagi urusan dalam rumah, yang mencuci pakaian harus suami dan bahkan memasak juga adalah suami, dengan alasan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam melalukan pekerjaan-pekerjaan di dalam rumah, dalil-dalil pun dijadikan penguat terhadap alasan tersebut.

Bila suami dan isteri keadaannya seperti itu maka harapan untuk bisa mempelajari ilmu agama dan bisa mengurus urusan rumah tangga tidak akan bisa dilakukan dengan baik, dengan demikian perlu bagi kita untuk mengetahui tips-tips supaya bisa mempelajari ilmu agama dan bisa mengurus urusan rumah tangga dengan baik, diantaranya:

☑ Adanya kesadaran bahwa rumah tangga tidak akan bisa berjalan dengan baik kecuali dikuatkan dengan ilmu, berkata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

«من يرد الله به خيرًا يفقهه في الدين».

“Barangsiapa yang Allah kehendaki padanya dengan suatu kebaikan maka Dia memahamkannya tentang agama.” Diriwayatkan oleh Al-Bukhariy dan Muslim dari hadits Mu’awiyah bin Abi Sufyan _semoga Allah meridhai keduanya_.

☑ Menyadari bahwa mengurus urusan rumah tangga adalah salah satu bentuk pengamalan terhadap ilmu yang diketahui, dan orang yang beramal dengan ilmunya seperti ini tentu akan mendapatkan ujian hidup, dengan demikian hendaknya dia bersabar sehingga dia memperoleh kebaikan, berkata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

«من يرد الله به خيرا يصب منه».

“Barangsiapa yang Allah menginginkan padanya dengan suatu kebaikan maka Dia akan memberikan ujian padanya.” Diriwayatkan Al-Bukhariy dari Abu Hurairah _semoga Allah meridhai beliau_.

☑ Hendaknya rumah yang ditempati tidak hanya sekedar digunakan untuk berdiam di dalamnya dan tidak hanya sekedar untuk mengurus urusan rumah tangga di dalamnya namun hendaknya diadakan pula pembelajaran atau pengkajian ilmu di dalam rumah walau pun hanya sekali-sekali, bila memiliki kemampuan untuk mengundang orang yang berilmu supaya menyampaikan ilmu dan nasehat di dalam rumah karena keadaan rumah jauh dari markiz ilmu maka hendaknya dilakukan atau menyempatkan waktu untuk bisa mendapatkan ilmu dan nasehat lewat media dan sarana yang ada, sehingga yang demikian itu menjadi pengenang dan pengingat, berkata Allah Ta’ala:

(وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ) _إلى قوله_ (وَاذْكُرْنَ مَا يُتْلَىٰ فِي بُيُوتِكُنَّ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ وَالْحِكْمَةِ)

“Dan berdiamlah kalian (wahai para wanita) di rumah kalian.” _sampai pada perkataan-Nya_: “Dan ingatlah apa yang dibacakan di rumah kalian dari ayat-ayat Allah dan hikmah (sunnah nabi kalian).” (Al-Ahzab: 33) 

☑ Menanamkan kesadaran pada masing-masing, bahwa urusan rumah tangga adalah urusan bersama.

☑ Saling pengertian dan menjauhi sifat egois.

☑ Senantiasa menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam rumah tangga, berkata Allah Ta’ala:

(وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا)

“Dan bergaullah kalian (para suami) dengan mereka (para isteri) secara patut. Kemudian bila kalian tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kalian tidak menyukai sesuatu, padahal Allahmenjadikan) padanya kebaikan yang banyak.”(An-Nisa’: 1) 

☑ Senantiasa berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari setan dan bala tentaranya, karena mereka sangat berusaha untuk merusak rumah tangga manusia, berkata Allah ‘Azza wa Jalla:

(وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ)

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setanlah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu) maka janganlah kamu kafir. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami)  dengan istrinya.  (Al-Baqoroh : 10)

☑ Menanamkan rasa kasihan dan kasih sayang pada masing-masing, bila salah satunya terlihat berat dan susah maka yang satunya ikut membantu meringankan atau mencarikan solusi dan jalan keluar.

☑ Mempelajari bagaimana kisah para salaf shalih yang mereka bisa rukun dan tenang dalam berumah tangga sekaligus mereka bisa memperoleh ilmu?!

☑ Senantiasa berdoa kepada Allah supaya Dia memberikan kemudahan dalam memperoleh kebaikan dan selalu meminta pertolongan kepada-Nya supaya Dia meringankan terhadap segala rasa berat dalam semua urusan.

☑ Pandai-pandai mengatur waktu, sehingga hak dan kewajiban bisa terlaksana dengan baik, berkata Salman Al-Farisiy _semoga Allah meridhai beliau_:

إن لربك عليك حقا، ولنفسك عليك حقا، ولأهلك عليك حقا، فأعط كل ذي حق حقه

“Sesungguhnya bagi Rabbmu memiliki hak atasmu, bagi dirimu memiliki hak atasmu dan keluargamu memiliki hak pula atasmu, maka berikanlah pada setiap pemilik hak haknya.”

Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga menjadi pembuka terhadap segala kebaikan dan penutup terhadap segala kejelekan.

Ditulis oleh : [Abu Ahmad Muhammad Al-Khidhir di Binagriya-Pekalongan pada 17 Jumadil Akhirah 1438]

Sumber: http://t.me/majaalisalkhidhir

Iklan

Comments on: "TIPS-TIPS Supaya bisa belajar di tengah-tengah mengurus urusan rumah tangga" (1)

  1. Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh…
    afwan umm… bagaimana dengan seorang akhwat yang masih single, yang ingin tholabul ilmi… ingin mendatangi majaalis tapi blm punya mahrom.
    insha Allah memiliki keinginan yang kuat untuk belajar.. keinginan yang kuat untuk bisa menjalani hidup sesuai sunnah, di sisi lain keluarga yang masih sangat awam tentang sunnah…
    mudah2an bisa membantu ana, karena mau bertanya bingung bertanya kemana, karna dilingkungan ana banyaknya teman-teman yang hizbiyyun.. wallahu’alam

    Suka

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: