“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Penolong Allah.jpg

Perkara Pertama dari perantara yang mendukung dakwah: 

PASTI ALLAH AKAN MENOLONG ORANG YANG MENOLONGNYA 

Dan perkara yang pertama, paling agung dan paling mulia secara mutlak adalah: Menolong Allah dengan melaksanakan syari’at dan perintahnya.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنْ تَنْصُرُوا اللهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

“Jika kalian menolong Allah, pastilah Allah menolong kalian dan mengkokohkan kaki kalian.” (QS: Muhammad: 7)

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَيَنْصُرَنَّ اللهُ مَنْ يَنْصُرُهُ

“Dan pasti Allah akan menolong orang yang menolongNya.” (QS: Al-Hajj: 40)

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِينَ آمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الْأَشْهَادُ * يَوْمَ لا يَنْفَعُ الظَّالِمِينَ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوءُ الدَّارِ

“Sesungguhnya Kami menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat), (yaitu) hari yang tiada berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya dan bagi merekalah laknat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk.” (QS: Ghofir: 51-52)

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِينَ * إِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنْصُورُونَ * وَإِنَّ جُنْدَنَا لَهُمُ الْغَالِبُونَ

“Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi Rasul * Sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan * Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang.” (QS: Ash-Shofat: 171-173)

Allah Ta’ala berfirman:

كَتَبَ اللهُ لَأَغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي إِنَّ اللهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

“Allah telah menetapkan Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang, Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS: Mujadalah: 21)

Allah Ta’ala berfirman:

وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ

“Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS: Al-A’raf: 128)

وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى

“Dan akibat baik itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS:  Thoha: 132)

Pada ayat yang banyak, yang bagus yang mulia siapapun yang menghayatinya pasti tahu bahwa Allah menjanjikan kekuasaan bagi orang yang beriman.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

وَعَدَ اللهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (QS: An-Nur: 55)

Dan sungguh Allah telah memenuhi janjinya dan menepati hamba-Nya, hanya milik-Nya pujian dan anugrah, dan siapa saja yang ingin pertolongan dan kekuasaan, dan kemuliaan yang nyata, maka tidak ada yang bisa di lakukan selain menjaga Allah dalam perintah dan larangan-Nya.

Dan juga merasa diawasi oleh Allah Azza Wajalla ketika tampak dan sembunyi.

Dan manusia yang paling berhak dengan keutamaan ini adalah pembawa sunnah nabi dan jalan yang di ridhoi dan para da’i salaf.

Berkata Ibnu Rajab Rahimahullah dalam kitab Nurul Iqtibas :

من حفظ حدود الله وراعى حقوقه تولى الله حفظه في أمور دينه ودنياه، وفي دنياه وآخرته

“Siapapun yang menjaga batasan Allah dan hak-hak-Nya, pasti Allah akan mengurus penjagaannya dalam agama dan dunianya, dan dunia dan akhiratnya.”

Dan Allah memberi tahu dalam kitabnya bahwa Dia adalah wali bagi orang yang beriman dan dia membantu orang-orang shalih , dan termasuk menanggung kebutuhan mereka di dunia dan akhirat dan tidak membiarkan mereka kepada selain-Nya.

Allah Ta’ala berfirman:

اللهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ

“Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman).” (QS: Al-Baqoroh: 257)

Dan perkataanNya:

ذَلِكَ بِأَنَّ اللهَ مَوْلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَأَنَّ الْكَافِرِينَ لا مَوْلَى لَهُمْ

“Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tiada mempunyai pelindung.” (QS: Muhammad: 11)

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkannya.” (QS: At-Tholaq: 3)

Dan perkataanNya:

أَلَيْسَ اللهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ

“Bukankah Allah cukup untuk melindungi hamba-Nya.” (QS: Az-Zumar: 36)

Barangsiapa yang melaksanakan hak-hak Allah yang wajib atasnya maka Allah menjamin dengan semua kebutuhan dia didunia dan diakhirat.

Dan siapa yang ingin membantu Allah dalam penjagaan dan perhatian dengan semua perkara nya, maka hendaklah ia memperhatikan hak-hak Allah atasnya, dan siapa yang tidak mau terkena apa yang tidak dia suka maka jangan melakukan apa yang Allah tidak suka.

Dahulu para salaf keliling di majelis-majelis dan berkata :

من أحب أن تدوم له العافية فليتق الله

“Siapa yang ingin selalu dalam keselamatan, hendaknya bertaqwa pada Allah”.

Dan berkata Al-Umari Azkia Zahid kepada orang yang minta wasiat darinya :

كما تحب أن يكون الله لك فهكذا كن لله عز وجل

“Sebagaimana kau ingin Allah ada untukmu, maka jadilah kau ada untuk Allah.”

Dari hadits Abdullah bin ‘Abbas Radhiyallahu ‘Anhu dia berkata:

Suatu hari saya (dibonceng Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam) di belakang (hewan tunggangan) Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, Beliau bersabda kepadaku:

“Wahai anak kecil, sungguh aku akan mengajarkan beberapa kalimat (nasehat penting) kepadamu, maka dengarkanlah baik-baik:

“Jagalah (batasan-batasan syariat) Allah, maka Allah akan menjagamu, jagalah (batasan-batasan syariat) Allah, maka kamu akan mendapati Allah di hadapanmu (selalu bersamamu dan menolongmu),jika kamu (ingin) meminta (sesuatu), maka mintalah (hanya) kepada Allah, dan jika kamu (ingin) memohon pertolongan, maka mohon pertolonganlah (hanya) kepada Allah, dan ketahuilah, bahwa seluruh makhluk (di dunia ini), seandainya pun mereka bersatu untuk memberikan manfaat (kebaikan) bagimu, maka mereka tidak mampu melakukannya, kecuali dengan suatu (kebaikan) yang telah Allah tuliskan (takdirkan) bagimu, dan seandainya pun mereka bersatu untuk mencelakakanmu, maka mereka tidak mampu melakukannya, kecuali dengan suatu (keburukan) yang telah Allah tuliskan (takdirkan) akan menimpamu, pena (penulisan takdir) telah diangkat dan lembaran-lembarannya telah kering.”

(HR. Tirmidzi: 2516)  Ini adalah hadits Hasan Shahih.

divider_green_leaves2

Ditulis oleh:  Asy-Syaikh Abu Muhammad Abdul Hamid bin Yahya Al-Hajuriy (Hafidzahullah)

20 Rabiuts Tsani 1437 H

Alih Bahasa: Abu Adam Abdan Shakur Al-Baliy (Hafidzahullah)

divider_green_leaves2

Naskah Asli
 الوسيلة الأولى من وسائل نصرة الدعوة: ولينصرنَّ الله من ينصره
وأول هذه الوسائل وأعظمها وأجلها على الإطلاق هو نصر الله عز وجل بامتثال شرعه وأمره.
قال الله تعالى: ﴿إِنْ تَنْصُرُوا اللهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ﴾[محمد:7].
وقال تعالى: ﴿وَلَيَنْصُرَنَّ اللهُ مَنْ يَنْصُرُهُ﴾[الحج:40].
وقال تعالى: ﴿إِنَّا لَنَنْصُرُ رُسُلَنَا وَالَّذِينَ آمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الْأَشْهَادُ * يَوْمَ لا يَنْفَعُ الظَّالِمِينَ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوءُ الدَّارِ﴾ [غافر: 51-52]. وقال عز وجل: ﴿وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِينَ * إِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنْصُورُونَ * وَإِنَّ جُنْدَنَا لَهُمُ الْغَالِبُونَ﴾ [الصافات: 171-173].
وقال تعالى: ﴿كَتَبَ اللهُ لَأَغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي إِنَّ اللهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ﴾ [المجادلة:21].
وقال تعالى: ﴿وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ﴾[لأعراف:128].
وقال: ﴿وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى﴾[طـه:132].
في آيات كثيرات طيبات مباركات من تدبرها علم أن الله عز وجل وعد بتمكين المؤمنين، قال تعالى: ﴿وَعَدَ اللهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ﴾[النور:55].
وقد أنجز الله وعده وصدق عبده، فله الحمد والمنة، فمن أراد النصر والتمكين والعز المبين فما عليه إلا حفظ الله تعالى في أمره ونهيه،ومراقبته جل وعز في السر والعلن، وأحق الناس بهذه المزية هم حملة السنة النبوية والطريقة المرضية، ودعاة السلفية.
قال ابن رجب رحمه الله في «نور الاقتباس« (38-40): من حفظ حدود الله وراعى حقوقه تولى الله حفظه في أمور دينه ودنياه، وفي دنياه وآخرته، وقد أخبر الله في كتابه أنه ولي المؤمنين، وأنه يتولى الصالحين، وذلك يتضمن أنه يتولى مصالحهم في الدنيا والآخرة، ولا يكلهم إلى غيره، قال تعالى: ﴿اللهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ﴾[البقرة:257].
وقال: ﴿ذَلِكَ بِأَنَّ اللهَ مَوْلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَأَنَّ الْكَافِرِينَ لا مَوْلَى لَهُمْ﴾ [محمد:11].
وقال تعالى: ﴿وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ﴾[الطلاق:3].
وقال: ﴿أَلَيْسَ اللهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ﴾[الزمر:36].
فمن قام بحقوق الله عليه فإن الله يتكفل له بالقيام بجميع مصالحه في الدنيا والآخرة، ومن أراد أن يتولى الله حفظه ورعايته في أموره كلها، فليراع حقوق الله عليه، ومن أراد ألا يصيبه مما يكره فلا يأت شيئًا مما يكرهه الله.
كان بعض السلف يدور على المجالس ويقول: من أحب أن تدوم له العافية فليتق الله.
وقال العمري الزاهد لمن طلب منه الوصية: كما تحب أن يكون الله لك فهكذا كن لله عز وجل. اهـ
وأخرج الإمام الترمذي (2516) من حديث ابن عباس رضي الله عنه قال: كنت خلف النبي ﷺ يومًا، فقال: «يا غلام إني أعلمك كلمات: أحفظ الله يحفظك، أحفظ الله تجده تجاهك، إذا سألت فسأل الله، وإذا استعنت فاستعن بالله، وأعلم أن الأمة لو اجتمعت على أن ينفعوك بشيء لم ينفعوك إلا بشيء قد كتبه الله لك، وإن اجتمعوا على أن يضروك بشيء لم يضروك إلا بشيء قد كتبه الله عليك، رفعت الأقلام وجفت الصحف«.
هذا حديث حسن صحيح.

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: