“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Adzan Shubuh

1452678758993

Jawaban dari Pertanyaan yang di tujukan kepada Syaikh Abu Abdillah Muhammad bin Ali bin Hizam Al Fadhliy Al Ba’daniy (Semoga Allah melindungi dan menjaganya, dan memberikan manfaat islam dan muslimin dengannya)

Pertanyaan: Ucapan muadzin الصلاة خير من النوم “Ash shalaatu khairum minan naum”, Apakah pada adzan pertama ataukah adzan kedua, dan tolong dalilnya? 

Jawaban: Yang paling shahih adalah adzan kedua.

Sebagaimana haditsnya Anas dalam riwayat Ibnu khuzaimah dengan sanad yang shahih, beliau Radhiyallahu anhu berkata : Termasuk sunnah jika seorang muadzin mengucapkan hayya alal falaah pada adzan fajar, hendaknya dia mengucapkan: الصلاة خير من النوم “Ash shalaatu khairum minan naum.”

Maka ucapan dia “pada adzan fajar” ketika diijmalkan, tidak ada maksud lain kecuali adzan kedua, karena adzan pertama tidak dipakai pada sebagian kondisi.

Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam meninggalkannya dalam safar-safar beliau, dan nabi cuma adzan sekali, jika masuk waktunya, sebagaimana hadits Bilal, ketika shahabat ketiduran shalat shubuh, tidak ada penukilan bahwa mereka adzan pertama.

Bahkan sebagian pakar ilmu, diantaranya Al Allaamah Ibnu Utsaimin Rahimahullah, adzan pertama hanya pada bulan ramadhan. Dan yang lebih dekat kepada kebenaran, tidaklah khusus pada ramadhan. Wallahu a’lam.

Dan Bagaimanapun juga, hadits yang paling shahih dalam masalah ini adalah hadits Anas.

Termasuk sunnah jika seorang muadzin mengucapkan hayya alal falaah pada adzan fajar, hendaknya dia mengucapkan : الصلاة خير من النوم “Ash shalaatu khairum minan naum”Dan jika di ijmalkan, tidak ada maksud lain kecuali adzan kedua, adapun yang datang dari Ibnu Umar bahwasannya beliau berkata :

Apabila adzan pertama setelah Al Falah adalah :

الصلاة خير من النوم
“Ash Shalatu Khairum Minan Naum “

الصلاة خير من النوم
“Ash Shalatu Khairum Minan Naum”

Diriwayatkan Al Baihaqi dengan sanad shahih.

Jadi maksudnya adzan pertama adalah jika dibandingkan shalat-sholat yang lain dia adzan pertama.

Dan yang menunjukkkan hal tersebut, adalah sebagian lafadz dari atsar dalam riwayat Ibnul Mundzir bahwa beliau berkata : Adzan pertama adalah subuh

Dalam sebagian riwayat terdapat tambahan “yaitu subuh”.
Sebagai isyarat bahwa yang dimaksud adalah adzan pertama subuh.

Maka dia adalah pertama dibandingkan shalat yang lain

Begitupula melihat ucapan para fuqaha mutaqaddimin yang terdahulu, tidak ada yang mengatakan tidak di syari’at kan diucapkan pada adzan kedua.

Akan tetapi diantara mereka ada yang berpendapat di ucapkan pada adzan pertama dan kedua.

Dan ada yang berpendapat : Pada adzan kedua.

Dan kita tidak mendapatkan dari Salaf yang mengatakan : Hanya pada adzan pertama, tidak adzan kedua.

Dan kita tidak pernah mendapati dari fuqaha Salaf yang menegaskan : Tidak diucapkan kecuali pada adzan pertama dan yang kedua tidak.

*******

Faedah dikirim oleh Al-Akh Abu Usamah Zaid As-Srilankaiy Hafidzahullah di majmu’ah Al-Atsarus-Salafiyyah Yaman.

Alih Bahasa: Abu Adam Abdan Shakur Al-Baliy Hafidzahullah

Editor: ASHHABULHADITS

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: