“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Tanya: Apakah hukumnya mengadakan ta’lim setelah dikumandangkan adzan?, karena sering kita dapati ada yang mengisi pengajian dan ceramah, kalau sudah masuk waktu shalat maka dia perintahkan muadzin untuk adzan, kemudian setelah adzan dia lanjutkan pengajian atau ceramahnya, apakah itu boleh?. (Pertanyaan dari Osong-Negri Batuasa SBT).

Jawab:  Perkara tersebut sering kita dapati pada da’i-da’i yang mereka merasa paling cinta dan paling bersemangat dalam ilmu, padahal perbuatan seperti itu justru menyelisihi petunjuk Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

خير الهدى هدى محمد صلى الله عليه وسلم

Dan paling baiknya petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam”.
Beliau Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika masuk waktu shalat maka beliau memerintahkan Bilal untuk adzan, setelah adzan mereka langsung melakukan shalat sunnah, dan pernah beliau mengakhirkan shalat isya’, dan tidak disebutkan bahwa diadzankan pada awal masuknya waktu baru shalatnya diakhirkan, namun keberadaan adzan itu dikumandangkan karena bertujuan untuk ditegakannya shalat dengan tanpa ada pemisah berupa ta’lim, yang menjadi pemisah antara adzan dengan shalat lima waktu hanyalah berdoa atau melaksanakan shalat sunnah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata:

(بين كل أذانين صلاة)

“Diantara setiap dua adzan ada shalat”. Diriwayatkan oleh Asy-Syaikhan dari Abdillah bin Mughoffal.

Orang yang paling bersemangat dalam ilmu tentu dia akan pandai mengatur waktu, dia mengadakan ta’lim sebelum masuk waktu shalat, ketika masuk waktu shalat langsung berhenti dari ta’lim dan bisa dia lakukan ta’lim kembali setelah shalat, di dalam “Shahih Muslim” ada suatu hadits menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyampaikan nasehat berupa ceramah sehari penuh, beliau bersitrahat dari berceramah ketika masuk shalat karena beliau akan shalat, setelah shalat beliau lanjutkan lagi hingga sehari beliau menyampaikan ceramah. Wallahu A’lam Bishshawab.
(Naslim-SBT, 23 Rabiul Awwal 1437).

Dijawab oleh : Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy hafidzahullah

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: