“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Pelajar Universitas

Jawaban Terhadap Syubhat Para Pelajar Universitas Ikhtilathiyyah*

Syaikh Yahya bin Ali Al-Hajuriy (Hafidzahullah)

Tanya: Ada pada kami sebagian Salafiyyin, sungguh mereka telah mengetahui dakwah salafiyyah setahun atau dua tahun atau lebih, dan bersamaan itu mereka masih belajar di Jami’ah (Universitas) Ikhtilat (bercampur-baur antara laki-laki dan wanita) serta mereka memakai celana-celana bantolun (ketat), seraya berkata “Ini Bagian Bab Mengambil Bahaya yang Lebih Ringan”, dimana jika meninggalkan belajar sebagai sebab mendurhakai kedua orangtua, dan sudah dimaklumi bahaya memakai celana bantolun (ketat) dan belajar dalam keadaan ikhtilat lebih ringan daripada durhaka kepada kedua orangtua,. Apakah perkataan ini benar?

Jawab: Perkataan ini tidaklah benar, mereka belajar di Jami’ah (Universitas) Ikhtilat dan mereka memakai pakaian orang-orang kafir dan mengatakan “Taatilah kepada bapak-bapak kalian untuk perkara itu”, tidaklah benar.

Maka Nabi صلى الله عليه و سلم berkata :

لا طاعة لمخلوق في معصية الخالق

Tidak ada ketaatan kepada makhuk dalam maksiat kepada Al-Kholiq.”

Dan berkata Nabi صلى الله عليه و سلم  :

إنما الطاعة في المعروف

“Hanyalah ketaatan itu pada perkara yang m’aruf.”

Rabb kita Azza Wajalla berkata :

وَإِن جَاهَدَاكَ عَلى أَن تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفاً وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

“Jika mereka berdua memaksamu untuk menyekutukanku, tidak ada bagimu dalam perkara tersebut ‘ilmu, maka janganlah engkau mentaati keduanya, pergaulillah keduanya di dunia dengan cara yang ma’ruf, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepadaKu, kemudian kepadakulah tempat kembali kalian, lalu aku akan kabarkan apa yang kalian amalkan”. QS: Luqman : 15

Maka wajib atas kedua orang tua dan anak-anak dan semua mereka mengutamakan mentaati Allahu subhanahu wa ta’ala, dan barang siapa memerintahkan untuk bermaksiat janganlah ditaati, siapapun dia, Maka anggapan baik ini adalah kehinaan, jauhilah oleh kalian anggapan-anggapan baik, dan melakukan maksiat dengan udzur-udzur ini.

Dan berkata Allah Ta’ala:

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Allah akan memberinya rizqi dari arah yang tidak dia sangka, dan barang siapa bertawakkal kepada Allah maka Allah mencukupinya”. QS: At-Talaq: 3

Diterjemahkan oleh: ASHHABULHADITS

*(Yang Didalamnya ada Campur Baur Antara Laki-Laki dan Perempuan)

GOLD_divider_300w

(الجـــواب عـن شبـهـة طـــلاب الجـــامـعـة الاخــتلاطـيـة : (للشيخ يحيى حفظه الله تعالى

السؤال: عندنا بعض السلفيين قد عرفوا الدعوة السلفية سنة أو سنتين أو أكثر وهم مع ذلك ما زالوا يدرسون في الجامعات الاختلاطية ويلبسون البناطيل، ويقولون: إن هذا من باب الأخذ بأخف الضررين؛ حيث أن ترك الدراسة سبب لعقوق الوالدين، ومعلوم أن ضرر لبس البناطيل، والدراسة الاختلاطية أخف من عقوق الوالدين، ما صحة هذا الكلام، وجزاكم الله خيرًا؟

الجواب: هذا الكلام ما هو صحيح أنهم يدرسون في الجامعات الاختلاطية ويلبسون لباس الكافرين ويقولون: أطيعوا بذلك آباءكم, ما هو صحيح، فالنبي -صلى الله عليه وسلم- يقول: «لا طاعة لمخلوق في معصية الخالق»،ويقول النبي -صلى الله عليه وسلم-: «إنما الطاعة في المعروف»،

وربنا عز وجل يقول: ﴿وَإِن جَاهَدَاكَ عَلى أَن تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفاً وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ﴾ [لقمان:15]؛

فالواجب على الوالدين وعلى الأبناء وعلى الجميع تحري طاعة الله سبحانه وتعالى ومن أمر بمعصية فلا يطاع عليه كائنًا من كان،فهذا الاستحسان مذلَّة، ابتعدوا عن هذه الاستحسانات وعن ارتكاب المعاصي تحت هذه المعاذير، قال تعالى: ﴿وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ﴾ [الطلاق:3].

*******

المرجع: الإفتاء على الأسئلة الواردة من دول شتى

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: