“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Keutamaan Memperbanyak Ibadah di Bulan Dzul Hijjah

Alhamdulillah Was Shalaatu Was Salaamu Alaa Rasuulillah, adapun setelah ini:

Melihat adanya semangat dari saudara-saudara kami dalam melakukan kebaikan, Terlebih puasa, dan perkara ini tidak di pungkiri lagi, akan tetapi yang nampak bagi saya, bahwa dzikir lebih utama, di hari-hari  ini, di karena kan beberapa perkara :

Pertama : Allah memerintahkan nya dan menganjurkan sebagai beriku:

Kedua : Bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Maka perbanyak lah pada nya (hari-hari tadi) tasbih, takbir dan tahlil.”

Ketiga : Bahwasanya hal tersebut adalah perbuatan para salaf, sebagaimana ucapan Ibnu Katsir semoga allah merahmati nya

Keempat : Bahwa dzikir merupakan sebaik-baik amalan sesuai penjelasan pada tempatnya  Dan sering terjadi kelalaian dari nya

Kelima : Bahwa sebaik-baik haji adalah Al ‘Ajj dan Ats Tsajj.

Al’ Ajj adalah mengeraskan suara talbiyah, yang merupakan dzikir nya orang yang haji pada hari-hari ini secara khusus, dan begitu pula takbir untuk kaum muslimin secara umum. Dan juga karena perkara-perkara yang lain.

Saya memohon kepada Allah agar memberikan pertolongan kepada kita untuk berdzikir dan bersyukur dan bagus dalam beribadah kepadanya.

Berkata Ibnu Katsir semoga Allah merahmati nya :

Dan firman Allah :

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

“Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak.” Al-An’aam: 28

Berkata Syu’bah dari Abi Bisyr dari Syi’ah dari Ibnu Abbas : Hari yang telah di ma’lumi adalah hari yang sepuluh

Diriwayatkan oleh Bukhari dengan bentuk mu’allaq dalam bentuk jazm, dan diriwayatkan semisalnya dari Abu Musa Al Asy’ari dan Mujahid, ‘Athaa’, Sa’id bin Jubair, Al Hasan, Qatadah Adh Dhahhak, ‘Athaa’  Al Khurasani, Ibrahim An Nakha’i, dan inilah madzhab Syafi’i, dan yg terkenal dari Ahmad bin Hanbal

Berkata Imam Al Bukhari:Telah cerita kepada kami uhammad bin ‘Ar’arah,Telah cerita kepada kami  Syu’ bah, Dari Sulaiman, Dari Muslim Al Bitthiin, Dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda :

“Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzul-Hijjah.”

Mereka bertanya : Wahai Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah.??

Beliau menjawab :

“Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.”

Dan diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud, At Tirmidzi dan Ibnu Majah, Berkata At Tirmidzi : Hadits hasan gharib shahih, Dan dalam masalah ini ada riwayat Ibnu Umar, Abu Hurairah, Abdullah bin Amru, dan Jabir

Saya katakan:

Sudah saya telusuri jalan-jalan ini, dan saya kumpul kan dalam satu bagian. Diantaranya adalah yang di sampaikan oleh imam Ahmad: Telah cerita kepada kami ‘Affan, Telah memberikan berita kepada kami ‘Awanah, Dari Yazid bin Abi Ziyad, Dari Mujahid, Dari Ibnu Umar dia berkata: Bersabda Rasulullah:

“Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzul-Hijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.”

Dan diriwayatkan dari jalan lain, dari Mujahid, dari Ibnu Umar, semisalnya.

Dan berkata imam Bukhari :

Dan dahulu Ibnu Umar dan Abu Hurairah keluar menuju pasar pada hari-hari sepuluh dan kedua nya bertakbir, dan manusia pun ikut bertakbir sebagai mana takbir keduanya.

Dan imam Ahmad meriwayatkan dari Jabir marfu’an :

“Sesungguhnya ini adalah 10 hari yang Allah bersumpah dengan nya dalam firman nya :

والفجر وليال عشر

Demi fajar, dan malam yang sepuluh. QS: Al-Fajr: 1-2

Dan sebagian salaf berkata: inilah yang di maksud dengan firmanNya :

وَأَتْمَمْنَاهَا بِعَشْرٍ

Dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh (malam lagi). QS: Al A’raaf 142

Bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam puasa pada sepuluh hari ini.

Saya katakan:

Haditsnya tidak benar, dan bertentangan dengan hadits shahih, yang menjelaskan bahwa beliau Shallallahu Alaihi Wasallam tidak berpuasa.

Dan sepuluh hari ini mencakup hari Arafah yang ada keterangan nya pada kitab shahih Muslim, dari Abu Qatadah, dia berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam di tanya tentang puasa hari Arofah, maka beliau menjawab:

Saya mengharapkan balasan dari Allah, agar di hapuskan dosa pada tahun lalu dan tahun depan”.

Hal. 416

Dan juga mencakup hari penyembelihan, yang merupakan haji akbar, dan ada hadits yang menjelaskan bahwa hari tersebut adalah hari yang paling utama di sisi Allah.

Dan ringkasnya hari sepuluh ini, ada yang mengatakan : hari yang paling utama dalam setahun, sebagaimana teks hadits.

Dan keutamaan nya lebih baik dari sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, karena pada hari ini di syariat kan apa yang juga pada bulan Ramadhan; dari Puasa, Shalat, dan Sedekah dan yang lainnya. Dan bahkan lebih unggul dengan kekhususannya pelaksanaan kewajiban Haji dalamnya.

Ada yang mengatakan : Sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan lebih utama karena ada lailatul qadarnya, yang lebih baik dari seribu bulan.

Dan ada yang menengah, mereka mengatakan : Hari-hari ini lebih utama, dan malam-malam itu lebih utama.

Nah kalau begini bisa terkompromi kan kandungan dalil-dalil.

Dan Allah lebih tahu.

والحمد لله رب العالمين

Dan Segala Puji Hanya Milik Allah Rabb Semesta Allam

Abu Muhammad Abdul Hamid Al-Hajuriy

Makkah – 29 Dzul-Qaedah 1436 H

 Naskah Asli 

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله أما بعد:

فنرى من اخواننا الحرص على فعل الخير في عشر ذي الحجة لاسيما الصيام وهذا أمر غير منكور لكن الذي يظهر لي ان الذكر أفضل الاعمال في هذه الأيام لأمور:

الاول: ان الله امر به فيها ورغب فيه على ما يأتي.

الثاني: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قد قال (( فكثروا فيهن من التسبيح والتكبير والتهليل))

الثالث: انه فعل السلف على ما يأتي في كلام ابن كثير رحمه الله.

الرابع: أن الذكر أفضل الاعمال على بيان في موطنه 
والغفلة تقع عنه كثيرا.

الخامس: ان أفضل الحج العج والثج والعج هو رفع الصوت بالتلبية وهي من ذكر هذه الأيام للحاج خصوصا وهكذا التكبير للمسلمين عموما.

الى غير ذلك من الاوجه فاسأل الله ان يعيننا على ذكره وشكره وحسن عبادته

قال ابن كثير رحمه الله:
وقوله : ( ويذكروا اسم الله [ في أيام معلومات ] على ما رزقهم من بهيمة الأنعام ) قال شعبة [ وهشيم ] عن [ أبي بشر عن سعيد ] عن ابن عباس : الأيام المعلومات : أيام العشر ، وعلقه البخاري عنه بصيغة الجزم به . ويروى مثله عن أبي موسى الأشعري ، ومجاهد ، وعطاء ، وسعيد بن جبير ، والحسن ، وقتادة ، والضحاك ، وعطاء الخراساني ، وإبراهيم النخعي . وهو مذهب الشافعي ، والمشهور عن أحمد بن حنبل .

وقال البخاري : حدثنا محمد بن عرعرة ، حدثنا شعبة ، عن سليمان ، عن مسلم البطين ، عن سعيد بن جبير ، عن ابن عباس ، عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ” ما العمل في أيام أفضل منها في هذه ” قالوا : ولا الجهاد في سبيل الله؟ قال : ” ولا الجهاد في سبيل الله ، إلا رجل ، يخرج يخاطر بنفسه وماله فلم يرجع بشيء ” .

ورواه الإمام أحمد ، وأبو داود ، والترمذي ، وابن ماجه . وقال الترمذي : حديث حسن غريب صحيح . وفي الباب عن ابن عمر ، وأبي هريرة ، وعبد الله بن عمرو ، وجابر .

قلت : وقد تقصيت هذه الطرق ، وأفردت لها جزءا على حدته ، فمن ذلك ما قال الإمام أحمد : حدثنا عفان ، أنبأنا أبو عوانة ، عن يزيد بن أبي زياد ، عن مجاهد ، عن ابن عمر قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ” ما من أيام أعظم عند الله ولا أحب إليه العمل فيهن ، من هذه الأيام العشر ، فأكثروا فيهم من التهليل والتكبير والتحميد ” وروي من وجه آخر ، عن مجاهد ، عن ابن عمر ، بنحوه . وقال البخاري : وكان ابن عمر ، وأبو هريرة يخرجان إلى السوق في أيام العشر ، فيكبران ويكبر الناس بتكبيرهما .

وقد روى أحمد عن جابر مرفوعا : إن هذا هو العشر الذي أقسم الله به في قوله : ( والفجر وليال عشر ) [ الفجر : 1 ، 2 ] .

وقال بعض السلف : إنه المراد بقوله : ( وأتممناها بعشر ) [ الأعراف : 142 ] .

وفي سنن أبي داود : أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يصوم هذا العشر . 
قلت: الحديث لا يثبت وهو مخالف لما في الصحيح من انه لم يصم.

وهذا العشر مشتمل على يوم عرفة الذي ثبت في صحيح مسلم عن أبي قتادة قال : سئل رسول الله صلى الله عليه وسلم عن صيام يوم عرفة ، فقال : ” أحتسب على الله أن يكفر السنة الماضية والآتية ” . [ ص: 416 ]

ويشتمل على يوم النحر الذي هو يوم الحج الأكبر ، وقد ورد في حديث أنه أفضل الأيام عند الله .

وبالجملة ، فهذا العشر قد قيل : إنه أفضل أيام السنة ، كما نطق به الحديث ، ففضله كثير على عشر رمضان الأخير; لأن هذا يشرع فيه ما يشرع في ذلك ، من صيام وصلاة وصدقة وغيره ، ويمتاز هذا باختصاصه بأداء فرض الحج فيه .

وقيل : ذاك أفضل لاشتماله على ليلة القدر ، التي هي خير من ألف شهر .

وتوسط آخرون فقالوا : أيام هذا أفضل ، وليالي ذاك أفضل . وبهذا يجتمع شمل الأدلة ، والله أعلم . انتهى

والحمد لله رب العالمين. 

أبو محمد الحجوري

٢٩ القعدة ١٤٣٦ مكة حرسها الله.

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: