“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

ya'juj

Ditulis oleh : Abu Fairuz Abdurrahan bin Soekojo Al-Qudsy Al-Jawy Hafidzahullah

Pertanyaan: siapakah Yah’juj dan Ma’juj itu? Dan apakah mereka dari Syam ataukah Yaman?

Jawab dengan memohon pertolongan pada Alloh: Al Imam Al Bazzar di “Al Bahruz Zakhkhor” (4659) berkata: haddatsana kholid bin Yusuf bin Kholid: haddatsaniy abiy: haddatsana Ja’far bin Sa’d bin Samuroh: haddatsani Khubaib bin Sulaiman bin Samuroh: ‘an abihi Sulaiman bin Samuroh: ‘an Samuroh bin Jundab rodhiyallohu ‘anh: anna Rosulallohu shollallohu ‘alaihi waalihi wasallam kana yaqul:

«إن العرب بنو سام بن نوح والروم بنو يافث بن نوح والحبشة بنو حام بن نوح».

“Sesungguhnya Arob itu anak-anak Sam bin Nuh, dan Rum itu anak-anak dari Yafits bin Nuh, dan Habasyah itu anak-anak dari Ham bin Nuh.”  

            Riwayat kholid bin Yusuf bin Kholid dari ayahnya -Yusuf bin Kholid- itu lemah sekali.

            Adz Dzahabiy rohimahulloh berkata: “Adapun ayahnya maka binasa (teramat lemah haditsnya). Adapun dia maka lemah.” (“Mizanul I’tidal”/1/hal. 648).

            Dan rantai riwayat Ja’far bin Sa’d bin Samuroh dari syaikhnya dari ayahnya –Sulaiman bin Samuroh- itu lemah.

            Ibnul Qoththon berkata: “Taka da seorangpun dari mereka yang dikenal kondisinya. Yaitu Ja’far dan syaikhnya dan syaikh dari syaikhnya. Para ahli hadits telah berusaha keras untuk mengetahui siapa mereka. Dan itu adalah rantai sanad yang dengannya sejumlah hadits diriwayatkan. Al Bazzar telah menyebutkan sekitar seratus hadits dari rantai ini.” (sebagaimana dalam “Tahdzibut Tahdzib”/2/hal. 94).16:39

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al Imam Ath Thobroniy rohimahulloh dalam “Al Kabir” (7033) dari jalur Ja’far bin Sa’d bin Samuroh.

            Dan hadits ini punya pendukung yang diriwayatkan oleh al Imam At Tirmidziy dalam Sunan beliau (3931): haddatsana Bisyr bin Mu’adz Al ‘Aqodiy: haddatsana Yazid bin Zuroi’: ‘an Sa’id bin Abi Arubah: ‘an Qotadah: ‘anil Hasan: ‘an Samuroh bin Jundab rodhiyallohu ‘anh: anna Rosulallohu shollallohu ‘alaihi waalihi wasallam qola:

«سام أبو العرب، ويافث أبو الروم، وحام أبو الحبش»

“Sam adalah bapak orang Arob, dan Yafits adalah bapak orang Rum, dan Ham adalah bapak dari Habasyah.”

Hadits ini hasan. Dan dikatakan: Yafits, Yafit, Yafts.” (selesai ucapan At Tirmidziy).

Bisyr bin Mu’adz Al ‘Aqodiy itu shoduq. Ibnu Abi Hatim berkata: Aku bertanya pada ayahku tentang dia, maka beliau menjawab: “Dia sholihul hadits, shoduq.” (lihat “Tahdzibut Tahdzib”/1/hal. 458).

            Para rowi yang lain tsiqoh semua. Akan tetapi Al Hasan tidak mendengar hadits dari Samuroh kecuali hadits ‘aqiqoh.

Dan telah datang dalam “Jami’” Ibnu Wahb nomor (25) yang berkata: wa akhbaroni Mu’awiyah bin Sholih: ‘an Yahya bin Sa’id: ‘an Sa’id ibnil Musayyab yang berkata:

ولد نوح ثلاثة: سام، وحام، ويافث، فولد سام العرب وفارس، والروم، وفي كل هؤلاء خير، وولد حام: السودان، والبربر، والقبط، وولد يافث الترك، والصقالبة، ويأجوج ومأجوج

“Anak Nuh ada tiga: Sam, Ham, dan Yafits. Maka anak Sam adalah Arob, Faris dan Rum. Dan pada masing-masing dari mereka ada kebaikan. Dan anak Ham adalah: Sudan, Barbar dan Qibth. Dan anak Yafits adalah: Turk, Shoqolibah, dan Ya’juj wa Ma’juj.”

            Dan dari jalur beliau Al Hakim meriwayatkan dalam Mustadrok beliau nomor (8429).

            Sanadnya shohih kepada Sa’id ibnil Musayyab, akan tetapi beliau tidak menyandarkannya pada Rosululloh shollallohu ‘alaihi waalihi wasallam, maka kita tidak tahu darimanakah beliau mengambilnya?

            Jika riwayat tadi benar, maka kaum Ya’juj dan Ma’juj itu ada di negri Turk.

Al Imam Ibnu Katsir rohimahulloh berkata: “Alloh ta’ala berfirman mengabarkan tentang Dzul Qornain: “Kemudian dia mengikuti suatu jalan” yaitu: kemudian dia menempuh suatu jalan dati wilayah timur bumi. “Sampai ketika dia tiba di antara dua gunung” dan keduanya adalah dua gunung yang saling berdampingan, di antara keduanya ada celah yang keluar darinya Ya’juj dan Ma’juj menuju negri-negri Turk, lalu mereka menyebarkan kerusakan terhadap mereka, membinasakan tanaman dan keturunan. Ya’juj dan Ma’juj itu dari keturunan Adam ‘alaihissalam.” (“Tafsirul Qur’anil ‘Azhim”/5/hal. 195).00:17

Yaqut Al Hamawiy rohimahulloh berkata: “Dan negri Turk yang paling luas adalah negri Taghozghoz, perbatasan mereka adalah Cina, Tibet, Khorlakh, Kaimak, Ghozz, Jafr, Bajank, Badzkisy, Adzkis, Khofsyaq, Khorkhiz. Dan awal perbatasan mereka dari arah Muslimin adalah Farob. Mereka mengatakan bahwasanya kota-kota mereka yang terkenal ada enam belas kota. Taghozghoz di Turk itu bagaikan daerah badui, orang-orang kampung bepergian dan bertempat tinggal. Orang-orang Badzkisy adalah penduduk perkotaan.” (“Mu’jamul Buldan”/2/hal. 23-24).00:17

Ibnu Katsir rohimahulloh juga berkata: “Mereka itu dari keturunan Nuh, karena Alloh ta’ala mengabarkan bahwasanya Dia mengabulkan dia hamba-Nya Nuh terhadap penduduk bumi dengan ucapan beliau:

(رب لا تذر على الأرض من الكافرين ديارا)

“Wahai Robbku, janganlah Engkau meninggalkan satu negripun dari orang-orang kafir di atas bumi.”

   Dan Alloh ta’ala berfirman:

(فأنجيناه وأصحاب السفينة)

“Maka Kami menyelamatkan dia dan para penumpang kapal itu.”

 Dan Alloh berfirman:

(وجعلنا ذريته هم الباقين)

“Dan Kami jadikan keturunannya itulah yang tetap lestari.”

Dan telah lewat dalam hadits yang diriwayatkan dalam Musnad dan Sunan bahwasanya Nuh punya tiga anak, yaitu: Sam, Ham dan Yafits. Sam adalah bapak Arob, Ham adalah bapak Sudan, dan Yafits adalah bapak Turk. Maka Ya’juj dan Ma’juj adalah satu kelompok dari Turk. Dan mereka itu adalah Mongol wilayah Maghul, dan mereka itu lebih keras dan lebih banyak kerusakannya daripada mereka. Dan mereka dibandingkan dengan Turk itu bagaikan Turk dibandingkan dengan yang lain.” (“Al Bidayah Wan Nihayah”/2/hal. 130).09:58

Dan tidak shohih bahwasanya mereka itu dilahirkan dari nuthfah Adam ‘alaihis salam yang terjatuh di bumi dan bercampur dengan tanah.

            Al Imam Ibnu Katsir rohimahulloh berkata: “Dan barangsiapa menyatakan bahwasanya Ya’juj dan Ma’juj itu diciptakan dari nuthfah Adam ketika beliau bermimpi lalu nuthfah itu bercampur dengan tanah , maka mereka tercipta dari itu, dan bahwasanya mereka itu bukan dari Hawa, maka itu adalah ucapan yang dikisahkan oleh Asy Syaikh Abu Zakariya An Nawawiy dalam “Syarh Muslim” dan yang lainnya, dan para ulama melemahkan pendapat tadi.

            Dan memang pantas pendapat tadi dilemahkan karena tiada dalil tentang itu, bahkan yang demikian itu menyelisihi apa yang kami sebutkan bahwasanya seluruh manusia pada hari ini adalah dari keturunan Nuh dengan nash dari Al Qur’an.

            Demikian pula orang yang menyatakan bahwasanya Ya’juj dan Ma’juj memiliki bentuk-bentuk yang berbeda-beda dan ketinggian yang amat berbeda-beda. Di antara mereka ada yang seperti batang pohon kurma yang amat tinggi, dan di antara mereka ada yang amat pendek, dan di antara mereka ada yang bisa tiduran di atas salah satu dari telinganya dan berselimutkan dengan telinga yang satunya. Maka seluruh ucapan tadi tidak punya dalil dan hanya dugaan belaka tanpa bukti.

            Dan yang benar adalah bahwasanya Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda:

«إن الله خلق آدم وطوله ستون ذراعا»

“Sesungguhnya Alloh menciptakan Adam dalam keadaan tingginya adalah enam puluh hasta. Kemudian terus-menerus ukuran manusia berkurang sampai sekarang.”

(selesai dari “Al Bidayah Wan Nihayah”/2/hal. 130). 

Dalil yang paling jelas bahwasanya Ya’juj dan Ma’juj itu dari keturunan Adam adalah hadits muttafaqun ‘alaihi dari Abu Sa’id Al Khudriy rodhiyallohu’anhu tentang Ba’ tsun Nar (utusan ke Neraka).

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: