“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

FATWA VALENTIN

Ini dengan tulisan tangan Asy-Syaikh Ibnul Utsaimin Rohimahulloh.

بسم الله الرحمن الرحيم

Jawaban:

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Merayakan Valentine day tidak boleh karena beberapa sisi:

Pertama: Bahwasanya dia adalah hari raya bid’ah yang tidak ada landasannya di dalam syari’at (Islam).

Kedua:  Bahwasanya dia mengundang kepada jatuh cinta dan gairah kerinduan.

Ketiga: Bahwasanya dia mengundang kepada penyibukan hati semisal dengan perkara-perkara yang tidak berguna ini, yang dia menyelisihi petunjuk salaf (pendahulu) yang sholih, semoga Alloh meridhoi mereka. 

Tidak boleh mengadakan sesuatu perkara pada hari ini dengan simbol-simbol hari raya, sama saja keberadaannya berupa makanan-makanan, minuman-minuman, pakaian-pakaian atau pengayun-pengayunan atau yang selain demikian itu.

Bagi seorang muslim hendaknya dia merasa cukup dengan agama(nya) dan hendaknya keberadaan dia tidak keterlaluan, dan hendaknya dia tidak mengikuti setiap munafiq.

Aku memohon kepada Alloh Ta’ala supaya melindungi kaum muslimin dari setiap fitnah yang tampak dan yang tersembunyi, dan semoga Dia menaungi kita dengan naungan-Nya dan taufiq-Nya.

Ditulis oleh:
Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin pada 5/11/1420 Hijriyyah.

Nasy Bazz 20150214_193224

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: