“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Tanya: Bismillaah..
Ustadz semoga Allaah mengokohkan antum.. Ada pertanyaan… Apa hukumnya kita menitipkan makanan di kantin-kantin atau berjualan di sekolah-sekolah seperti di SD umum atau SMP umum yang telah ma’ruf di sisi kita atas apa-apa yang mereka pelajari di sana. Apakah ini termasuk tolong menolong di atas maksiat ustadz?. Mohon jawabannya. Jazaakumullaahu khoiron.

Jawab: Pada asalnya jual beli adalah boleh, di tempat manapun selain dari masjid, dengan ketentuan yang jualan di tempat-tempat tersebut tidak sampai terjatuh kepada kema’siatan dan pelanggaran, bila para penjual ketika menjual barang mereka di suatu tempat mengakibatkan mereka terjatuh ke dalam ke ma’siatan atau pelanggaran maka tidak boleh bagi mereka berjualan di tempat tersebut. 

Juga pada asalnya menjual barang kepada orang lain adalah boleh, sama saja dijualkan kepada sesama muslim atau kepada kaum kafir, ini boleh bagi yang menjual untuk menjualkan barang kepada mereka dengan ketentuan penjual tidak mengetahui kalau mereka yang membeli barang tersebut akan mengunakannya untuk kema’siatan atau kekufuran atau kebid’ahan, adapun kalau penjual mengetahui barang yang dia jualkan tersebut mereka akan menggunakannya untuk perbuatan kufur mereka atau untuk kema’siatan dan kebid’ahan mereka maka tidak boleh baginya menjualkannya kepada mereka, Syaikhuna Yahya Al-Hajuriy Hafizhohulloh mengatakan:

إن علمت أن المشتري لأية سلعة يريد استعمالها في محرم؛ فلا يجوز أن يعان على الإثم؛ قال تعالى: وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

“Jika kamu mengetahui bahwa pembeli terhadap suatu barang dia menginginkan untuk menggunakannya pada yang harom, maka tidak boleh dibantu pada perbuatan dosa, Alloh Ta’ala berkata: “Dan tolong menolonglah kalian di atas perbuatan kebaikan dan ketaqwaan dan janganlah kalian tolong menolong di atas perbuatan dosa dan pelanggaran”.

Dan Syaikhuna Yahya Hafizhohulloh mengatakan pula:

وإن لم تعلم لأي شيء أراد شراء ذلك المباح فلست بآثم في بيعه

“Dan jika kamu tidak mengetahui untuk suatu apa dia menginginkan membeli yang mubah demikian itu maka kamu tidak berdosa dalam menjualkannya”.

Dijawab oleh:
Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy Saddadahulloh (10/4/1436).

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: