“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

jamiyyah

title_dividerTanya: Akhy mengenai buku antum “MEREKA ADALAH HIZBIYYUN” banyak dari orang yang tidak menerima, dengan alasan pelaku dosa besar bukanlah dalil kalau dia hizbiy?.

Jawab: Alhamdulillah tidaklah kami menyebutkan nama-nama para hizbiyyin di buku tersebut melainkan setelah kami pastikan keadaan mereka ketika itu sebagai ashhabul jam’iyyah atau gabung dengan mereka, pada waktu kami menulisnya dulu, ada beberapa kawan menyampaikan nama-nama da’i yang gabung dengan Luqman Ba’abduh, namun kami persyaratkan bagi mereka Ashhabul Jam’iyyah, dan apa yang kami sebutkan itu masuk dalam bab mengkhabarkan, adapun merinci sebab-sebab hizbiyyahnya tidak kami sebutkan secara menyeluruh di buku tersebut, seorang da’i di Indonesia ketika itu mengusulkan agar salah seorang dari deretan nama-nama tidak perlu disebut salah seorang dari mereka, namun jawaban kami jelas, selama dia termasuk Ashhabul Jam’iyyah atau gabung dengannya maka kami akan abadikan namanya.

Ashhabul Jam’iyyah atau orang-orang partai politik atau orang-orang organisasi atau para pemilik muhdatsat dalam agama, walaupun mereka menamakannya dengan nama salafiyyah maka keberadaan mereka adalah hizbiyyun, Al-Imam Abu Ishaq Asy-Syathibiy Rohimahulloh berkata:

العامل بغير السنة تدينا هو المبتدع بعينه

“Orang yang beramal dengan selain As-Sunnah sebagai agama maka dia adalah mubtadi’ yang sesungguhnya”.

Kalau alasan mereka bahwa menghukumi orang-orang seperti mereka adalah masalah perbedaan pendapat di antara ulama, maka ketahuilah masalah menghukumi kedua orang tua (ibu-bapak) Rosulilloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam ada pula dari ulama tidak menghukumi tentang kufurnya keduanya, kita yang di atas hujjah berkeharusan untuk menghukumi tentang keduanya adalah termasuk dari orang-orang musyrik.

Adapun alasan mereka bahwa pelaku dosa besar tidak teranggap sebagai sebab hizbiynya seseorang, maka ini menunjukan tentang pengkaburan dan penipuan mereka kepada umat, pelaku dosa besar berbeda-beda, ada yang dosa besarnya berkaitan dengan ma’siat, ada yang berkaitan dengan bid’ah dan ada yang berkaitan dengan syirik. Kita menghukumi sesuai apa yang dilakukan oleh mereka, kalau yang melakukan itu adalah dosa besar pada perkara bid’ah maka tidak ragu lagi mereka adalah hizbiyyun, dan telah kita ketahui bahwa:

كل بدعة ضلالة

“Setiap bid’ah adalah sesat”.

Baik bid’ah tersebut dibagi dosanya menjadi kecil atau besar, hukumnya tetap sebagai suatu kejahatan dan kelancangan kepada Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam, Imam Daril Hijroh Malik bin Anas Rohimahulloh berkata:

من ابتدع في دين الله فقد اتهم أبا القاسم صلى الله عليه وسلم بالتقصير

“Barang siapa mengadakan bid’ah di dalam agama Alloh maka sungguh dia telah menuduh Abul Qosim (Muhammad) Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam dengan mengurangi (agama)”.

Tidaklah beliau mengatakan perkataan seperti ini melainkan karena bid’ah menurut salaf adalah perkara besar, karena Alloh Ta’ala telah menyempurnahkan agama-Nya:

اليوم أكملت لكم دينكم

“Pada hari ini Aku telah sempurnahkan bagi kalian agama kalian”.

Dan kami menghizbikan orang-orang yang kami sebutkan karena mereka memiliki kemuhdatsatan atau bersama dengan para pemilik kebid’ahan, dan kami menghukumi mereka sebatas apa yang kami ketahui ketika itu.
Bersamaan dengan itu, mereka pula melakukan makar dan kerja sama dengan para hizbiyyun dalam memakari dan menyikat Darul Hadits As-Salafiyyah Dammaj, masyayikhnya dan para thullabnya, melakukan talbis, kedustaan, provokasi dan prilaku-prilaku menyimpang lainnya.

oleh:
Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy ‘Afallohu ‘Anhu (11/1/1436)

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: