“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Hukum Menjual Madu Murni Dengan Sembunyikan Komposisi

 Soal: Bagaimana dengan perkara “Sengaja menutupi Komposisi (bahan campuran) suatu produk, karena jika diketahui Komposisi nya, pembeli tidak akan membeli produk tersebut, karena pembeli mencari TANPA campuran (oplosan) ,maka ditulis lah MURNI / ASLI misalnya madu, air zam-zam, minyak zaitun, Habbatussauda dan seterusnya” 

Jawaban : Dengan memohon taufiq pada Alloh: Kedua belah pihak wajib untuk jujur dan terbuka dalam transaksi mereka. Rosululloh shollallohu’alaihiwasallam bersabda:

البيعان بالخيار ما لم يتفرقا. فإن صدقا وبينا بورك لهما في بيعهما. وإن كذبا وكتما محقت عليهما بركة بيعهما

“Dua orang yang berjual beli itu punya pilihan selama keduanya belum berpisah. Jika keduanya jujur dan menjelaskan, keduanya akan diberkahi dalam jual beli mereka tadi. Tapi jika keduanya berdusta dan menutup-nutupi, keberkahan akan rusak dalam jual beli mereka.” (HR. Al Bukhori dan Muslim dari Hakim bin Hizam rodhiyallohu’anh)

Soal : Jika jual beli itu dalam keadaan transparan. Misal pembeli hanya tahu bahwa tertulis murni, padahal hakekatnya tidak demikian. Maka bukan saja tidak berkah, namun hasilnya haram. Benarkah apa yang ana katakan ?

Jawab : Hukuman dari Alloh berupa rusaknya barokah, itu menunjukkan bahwa perkara tadi adalah harom. Syaikhuna Yahya Al Hajuriy hafizhohulloh berkata di dars umum beliau: “Setiap perkara yang halal itu mengandung keberkahan.

Soal : apakah termasuk kedalam “sumpah palsu” bagi mereka yang menampilkan tulisan di label kemasan produk “MURNI / ASLI” tapi kenyataannya adalah OPLOSAN?

karena jika di qiyas kan sebagai mana orang yg berjualan di pasar menyebutkan satu atau dua barang nya.. “Ini Asli.. ini Murni..” hanya saja kondisinya sekarang di tempel pada ribuan

maka mencukupkan di tempel di label label saja..

jazakAllohu khoiron. ditunggu jawabannya akhi.. mau ana sebar.. karena ini lagi marak jualan produk Oplosan mengaku ASLI

Jawab : Dengan memohon pertolongan pada Alloh, Seluruh perbuatan penjual yang menyebabkan tertipunya pembeli, maka hal itu masuk dalam hadits Abi Huroiroh rodhiyallohu’anh:

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم مرّ على صبرة طعام, فأدخل يده فيها فنالت أصابعه بللا فقال: ما هذا يا صاحب طعام؟ قال: أصابته السماء يا رسول الله. قال: أفلا جعلته فوق طعام كي يراه الناس؟ من غشّ فليس مني

Rosululloh shollallohu’alaihiwasallam pernah melewati setumpukan makanan, lalu beliau memasukkan  tangan beliau ke dalamnya, maka jari jemari beliau mendapati sesuatu yang basah. Maka beliau bertanya: “Apa ini wahai pemilik (penjual) makanan?” Dia menjawab: “Dia terkena hujan wahai Rosululloh.” Maka beliau bersabda: “Maka kenapa engkau tidak menjadikannya ada di atas makanan agar orang-orang melihatnya? Barangsiapa menipu maka dia bukan dari golonganku.” (HR. Muslim).

Jika dia tidak sampai bersumpah, maka dia terkena ancaman tadi. Jika dia sampai bersumpah untuk melariskan penipuannya tadi, maka dia terancam dengan hadits Abi Dzarr rodhiyallohu’anh:

عن النبي صلى الله صلى الله عليه وسلم قال: ثلاثة لا يكلمهم الله يوم القيامة ولا ينظر إليهم ولا يزكيهم ولهم عذاب أليم. فقرأها رسول الله صلى الله عليه وسلم ثلاث مرار, قال أبو ذر: خابوا وخسروا. من هم يا رسول الله؟ قال: المسبل, والمنان, والمنفّق سلعته بالحلف الكاذب

Dari Nabi shollallohu’alaihiwasallam yang bersabda: “Ada tiga golongan orang yang pada Hari Kiamat tidak akan diajak bicara oleh Alloh, tidak Dia lihat (dengan pandangan rohmah), tidak Dia sucikan, dan mereka akan mendapatkan siksaan yang pedih.” Rosululloh shollallohu’alaihiwasallam membaca itu tiga kali. Maka Abu Dzarr berkata: “Mereka pasti rugi dan celaka. Siapakah mereka itu wahai Rosululloh?” Beliau menjawab: “Orang yang menjulurkan kainnya sampai di bawah mata kaki, orang yang banyak menyebut-nyebut pemberiannya, dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah dusta.” (HR. Muslim). Wallohu ta’ala a’lam.

Dijawab oleh  : Abu Fairuz Abdurrohman Bin Soekojo Al-Qudsy Al-Indonesiy

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: