“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

ramadan 1

png zakat 1

Zakat Fitrah

Ditulis oleh:  Abu Ja’far Al-Harits Al-Minangkabawy Saddadahulloh Darul Hadits Dammaj, Kamis 14 Romadhon 1433 Baca selengkapnya disini !

HUKUM PENUNAIAN ZAKAT FITHRI BAGI YANG TIDAK BISA MELAKUKANNYA PADA WAKTUNYA 

Ditulis oleh : Abu ‘Ubaidillah ‘Amir bin Munir bin Hasan Al-Atsihiy

“BAYI DI PERUT UMMI TIDAK WAJIB ZAKAT FITHRI”

Disusun dan Diterjemahkan Oleh: Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al-Qudsy

gif I'tikaf

Tentang I’TIKAF,klik gambar atau baca disini!

10 malam terakhir bulan Ramadhon

HukumMengkhususkan TARAWIH di Tengah Malam di sepuluh Hari Terakhir Ramadhon. Baca disini!

Romadhon Kesempatan Emas Yang Banyak Tersia-siakan

Ramadhan emas pngDitulis Oleh: Abu Zakariya Irham bin Ahmad Al Jawy
Darul Hadits Dammaj, Sya’ban 1433H
Semoga Alloh Menjaganya

Rosululloh shollalloohu’alaihi wasallam telah mengatakan:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانَ فُتّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنّةِ، وَغُلّقَتْ أَبْوابُ النّارِ، وَصُفّدَتِ الشّيَاطِينُ.

“Jika datang Romadhon dibukalah pintu-pintu syurga dan ditutup pintu-pintu neraka serta dibelenggulah syetan-syetan”. (HR muslim dari Abu Huroiroh)

الصَّلَوَاتُ الخَمْسُ. وَالجُمُعَةُ إِلَى الجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَ الكَبَائِرِ.

Sholat lima waktu, Jum’at ke Jum’at, dan Romadhon ke Romadhon adalah penghapus dosa antara satu dan lainnya, selama dia menjauhi dosa dosa besar. [HR. Muslim dari Abu Huroiroh]

Saudaraku –semoga Alloh berikan hidayahnya kepadamu- Romadhon adalah kesempatan emas yang Alloh berikan kepada hambanya, maka pergunakanlah sebaik mungkin. Dan tentunya kita semua telah melewati banyak Romadhon di tahun-tahun yang silam, tapi pernahkah terbersit dalam diri-diri kita untuk sejenak mengoreksi waktu yang telah lalu itu: Sudahkah aku memanfaatkannya dengan maksimal ?”

Oleh karena itu dalam tulisan ini mari kita bersama-sama mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan agar Romadhon kali ini bisa mengisinya dengan lebih baik dari Romadhon-romadhon yang telah lalu, semoga Alloh memberikan taufikNya kepada kita semua. Lanjutkan baca  lengkap disini !

 

nasehat yang disegerakan

Nasehat Yang Disegerakan Bagi Orang Yang
Puasa Romadhon
Tapi Meninggalkan Sholat Yang Diwajibkan

Saya dalam risalah ini akan menyebutkan sebagian kecil dari kedudukan puasa Romadhon,Kemudian saya akan menyebutkan sebagian dari kedudukan taqwa kepada Alloh,Kemudian saya akan memaparkan penyebutkan bahaya-bahaya menyepelekan sholat lima waktu, sebatas dari apa yang dimudahkan oleh Alloh untuk saya sebutkan. Kemudian saya akan sebutkan sebagian kecil dari kerasnya siksaan bagi para pelaku dosa, pada hari kiamat, dan selamatnya orang-orang yang takut pada kebesaran Robb mereka dan menahan diri mereka dari mengikuti keinginan hawa nafsu. Kemudian nasihat ini akan saya tutup dengan seruan untuk bertobat. KLIK GAMBAR UNTUK DOWNLOAD.  Atau baca selanjutnya disini !

hilal 2

 Ditulis oleh: Ahmad Rifa’i bin Mas’ud Al-Indonesiy -semoga Alloh menjaganya-

Darul Hadits Dammaj 2 Ramadhan 1433 H

Dalam menentukan masuknya awal bulan Hijriyah biasanya dipergunakan dua cara: ru’yah dan hisab. Ru’yah (baca: rukyat atau rukyah) adalah menentukan awal bulan dengan melihat terbitnya hilal (bulan sabit baru) bersamaan dengan tenggelamnya matahari di ufuq barat, sedangkan hisab adalah menentukan awal bulan dengan menghitung derajat pergeseran manazil (tempat-tempat) bulan. Baca Selanjutnya Disini..

 

Tugas Penting Ahli Iman di Bulan Ramadhan dan Di Seluruh Zaman Tugas Penting Ahli Iman Di Bulan Ramadhan Dan Di Seluruh Zaman

Di tulis dan diterjemahkan Secara Ringkas Oleh: Abu Fairuz Abdurrohman bin Soekojo Al Indonesiy –semoga Alloh memaafkannya-

  Beraneka ragamnya kesibukan hidup menyebabkan diri kita terkadang lalai akan perguliran waktu dan perputaran roda zaman. Terkadang tanpa kita sadari bulan agung Romadhon yang setahun lalu meninggalkan kita, sekarang sudah di ambang pintu. Memang ibadah merupakan kewajiban para hamba sepanjang waktu, sesuai dengan jenis dan kadarnya. Akan tetapi yang barangkali sepanjang tahun sibuk dengan konsentrasi duniawi, maka sudah waktunya bagi dirinya untuk bersiap-siap menghadapkan hatinya untuk mengisi Romadhon dengan ibadah-ibadah yang disyariatkan, sambil banyak-banyak menghitung amalan dan kesalahan yang telah dilakukan selama ini. KLIK GAMBAR UNTUK DOWNLOAD.  Baca selanjutnya disini !

Amalan-Amalan di Bulan Ramadhan

Amalan2 Ramadhan

Di Tulis oleh : Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limbory–semoga Alloh memaafkannya-  :

Al-Bukhoriy Rohmatulloh ‘Alaih telah meriwayatkan di dalam kitabnya “Al-Adabul Mufrod” dari hadits Jabir bin Abdillah Rodhiyallohu ‘Anhuma:

“أن النبي صلى الله عليه وسلم رقى المنبر فلما رقى الدرجة الأولى قال: «آمين» ثم رقى الثانية فقال: «آمين» ثم رقى الثالثة فقال: «آمين» فقالوا: يا رسول الله سمعناك تقول: «آمين» ثلاث مرات، قال: «لما رقيت الدرجة الأولى جاءني جبريل صلى الله عليه وسلم فقال: شقي عبد أدرك رمضان فانسلخ منه ولم يغفر له فقلت: آمين ثم قال: شقي عبد أدرك والديه أو أحدهما فلم يدخلاه الجنة فقلت: آمين ثم قال: شقي عبد ذكرت عنده ولم يصل عليك فقلت آمين».

“Bahwasanya Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam naik mimbar, tatkala telah naik ke tingkat pertama beliau berkata: “Ya Alloh kabulkanlah”kemudian naik ke tingkat ke dua, beliau berkata: “Ya Alloh kabulkanlah”, kemudian naik ke tingkat ke tiga, beliau berkata: “Ya Alloh kabulkanlah”, maka mereka (para shohabat) bertanya: “Wahai Rosululloh, kami mendengarmu mengatakan: “Ya Alloh kabulkanlah”, tiga kali, beliau menjawab: “Tatkala aku menaiki tingkat pertama, datang kepadaku Jibril Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam lalu berkata: “Celaka bagi seorang hamba yang mendapati Romadhon lalu selesai Romadhon dan dia belum diampuni (dosa-dosa)nya, maka aku berkata: “Ya Alloh kabulkanlah”, kemudian Jibril berkata: “Celaka seorang hamba mendapati kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya namun tidaklah keduanya memasukannya ke dalam Jannah, maka aku katakan: “Ya Alloh kabulkanlah”, kemudian Jibril berkata lagi: “Celaka seorang hamba disebutkan namaku di sisinya dan dia tidak bersholawat untukmu, maka aku katakan: “Ya Alloh kabulkanlah”.  Baca selengkapnya disini !

Pembahasan Seputar Ramadhan InsyaAllah masih dilanjutkan…

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: