“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Islam Itu Mulia

PlayIconUnPressed

Diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh:  Abu Muqbil Ali Abbas bin Harun Al-Mangkutaniy dan Abu Ubaid Fadhli Al-Mangkutaniy (Hafidzahumallah)

ISLAM ITU MULIA (Bagian-1) Muhadharah Syaikh Hasan bin Qosim Ar-Roimiy

ISLAM ITU MULIA (Bagian-2) Muhadharah Syaikh Hasan bin Qosim Ar-Roimiy

ISLAM ITU MULIA (Bagian-3) Muhadharah Syaikh Hasan bin Qosim Ar-Roimiy

Masjid Baiturrahman ngawiISTIQOMAH DIATAS SUNNAH SAAT MELANDA FITNAH – Muhadharah Syaikh Hasan bin Qosim Ar-Roimiy Di Masjid Darul Ilmi Surabaya (Rabu 13 Sya’ban 1435 H – 11 Juni 2014 H) 

Comments on: "MUHADHOROH: di Masjid Baiturrahman Ngawi (Sya’ban 1435 H)" (3)

  1. Diberitahukan : Apabila ikhwah memiliki faedah atau rekaman muhadhorah Syaikh Hasan bin Qasim Ar-Roimiy Hafidzokallah, silahkan untuk bisa dibagikan atau disebar luaskan melalui ashhabulhadits. Kirim faidah atau rekaman ke alamat email. Lihat di profil.

    Suka

  2. abu fadhilah said:

    Dari Abu Muhammad Fuad Hasan Ngawi (Hafidhohullah), beliau memberikan faidah berikut.
    ﺑﺴﻤ ﺎﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

    Termasuk dari acara dakwah Asy Syaikh Hasan bin Qosim Ar- Roimy adalah beliau membuka pelajaran dari kitab ‘Irsyadul Bariyyah ” yang kitab ini telah diberi taqdim oleh Asy- Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadii rahimahullah, Maka Ini adalah ringkasan dari pelajaran syaikh kita yang mulia Asy Syaikh Hasan bin Qosim Ar-Roimy dalam kitab “Irsyadul Bariyyah ” (hal.43-75), berkata pepatah arab:

    ﻣﺎ ﻻ ﻳﺪﺭﻙ ﻛﻠﻪ ﻻ ﻳﺘﺮﻙ ﺟﻠﻪ

    “Apa apa yang tidak dapat dicapai semuanya maka jangan ditinggalkan semuanya. ”

    Yang tercakup dalamnya 15 sifat yang pantas seseorang hamba menjadi seorang salafi,

    Berhukum dengan Al- kitab dan As-sunnah pada setiap permasalahan kehidupan, seperti permasalahan aqidah, ibadah, muamalah, terlebih ketika terjadi perselisihan.

    1. 1. Mengambil apa apa yang ,datang dari salaf, dalam penjelasan perkara agama secara umum dan permasalahan aqidah secara khusus.
    2. 2. Tidak terjun dalam permasalahan aqidah yang disitu tidak ada tempat untuk akal berbicara. Karena termasuk dari ushul Ahlussunnah adalah mendahulukan naql (kitab dan sunnah) dari akal.
    3. 3. Menjadikan tauhid sebagai asas untuk membangun daulah Islamiyah serta memerangi apa apa yang menafikan tauhid.
    4. 4. Tidak mendebat Ahli bid’ah atau duduk duduk dengan mereka atau mendengar perkataan mereka serta syubhat syubhat mereka, inilah apa yang ditempuh oleh salaf sholeh.
    5. 5. Menjaga jamaah kaum muslimin, serta menyatukan kalimat diatas alkitab dan assunnah dengan pemahaman salaf.
    6. 6. Menghidupkan sunnah sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada ibadah, serta semua aspek kehidupan, sampai ia menjadi orang yang asing diantara kaumnya.
    7. 7. Mencela ta’ashub selain kalam Allah dan kalam Rosul Nya yang tidak berucap karena hawa nafsu. dan tidak mendahulukan perkataan seorang pun diatas kalamullah dan perkataan rosul Nya,
    8. 8. Amar Ma’ruf nahyi munkar.

    9. 9. Membantah kepada setiap orang yang menyelisihi alhaq, sama saja apakah dua seorang muslim atau selain muslim, walaupun setinggi apapun kedudukan nya, sama saja apakah dia terjatuh dalam kesalahan dengan sengaja maupun salah. Dan tidaklah yang demikian dianggap sebagai sebuah pelampiasan kepada yang dibantah dan tidak pula sebagai pelecehan terhadapnya, bahkan yang seperti ini sebagai bab nasehat serta kasih sayang kepada seorangyang dibantah.

    10. 10. Membedakan kesalahan yang datang dari ‘Ulama Islam yang mereka membangun dakwah mereka pada mulanya diatas manhaj Ahlussunnah, maka kalau mereka salah ini masuk bab ijtihad yang mereka diberi pahala satu akan tetapi kesalahan mereka tetap tertolak. Disana ada kesalahan para dai kebid’ahan yang mereka bangun dakwah mereka awal mulanya bukan diatas manhaj Ahlussunnah, maka dibawa kesalahan mereka ke hukum bid’ah.

    11. 11. Mendekat kan diri kepada Allah dengan mentaati waliyul amr, serta tidak memberontak kepada mereka, serta mendoakan mereka dengan kebaikan serta keselamatan dengan saling nasehat menasehati.

    12. 12. Menggunakan hikmah dalam berdakwah di jalan Allah.

    13. 13. Mementingkan ilmu yang dibangun diatas alkitab dan assunnah dan atsar salaf ummah serta mengamalkannya. berkeyakinan bahwa umat tidak akan baik kecuali dengan menitik beratkan kepada anak-anak umat ini dengan ilmu.

    14. 14. Melakukan tashiyah wa tarbiyyah. Disana ada kitab oleh syaikh Ali bin Hasan Al Halaby, kitab yang bagus, akan tetapi penulisnya telah menyimpang serta berjalan bersama Jami’iyyah At Turots. Semoga Allah memberikan beliau balasan kebaikan atas kesediaan beliau memberikan faedah, arahan serta nasehat kepada saudara saudara nya dinegeri kita Indonésia.

    Faedah faedah dari Asy-Syaikh Hasan bin Qosim Ar-Roimy hafidzohulloh:

    1. 1. Termasuk kesalahan adalah menyebutkan nama Ibnu Taimiyah, tanpa mentasydidkan,yang benar adalah dengan mentasydidkan ya’, Ibnu Taimyyah, sebagaimana disebutkan oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah.

    2. 2. Tidak dianjurkan bagi seorang penuntut ilmu pemula untuk membaca kitab “Al-Muhalla” karya Ibnu Hazm.

    3. 3. Berkata Asy- Syaikh Hasan yang beliau nukilkan dari gurunya Asy- Syaikh Muhammad bin Aman Al Jami rahimahullah : bahwasanya ketika beliau keluar dakwah ke negeri Afrika, beliau menasmi sebagian anak anak disana, yang mereka membaca serta menghafal Ushul Tsalasah tanpa melihat, mereka menganggap orang yang hafal kitab tersebut sebagai seorang Syaikhul Islam yang kedua, karena pentingnya kitab tersebut.

    4. 4. Muhsin termasuk dari nama Allah sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ibnu Baz rahimahullah.

    5. 5. Larangan untuk bersandar dengan tangan kiri ketika shalat, larangan ini berlaku juga pada diluar sholat juga, sebagaimana disebutkan oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz.

    6. 6. Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh mempunyai fatwa bahwa apabila ada masjid yang didepannya ada pekuburan, maka disyaratkan harus ada pemisah antara kuburan dan masjid sebuah jalan untuk lewat sekitar 3 meter, serta ada dua pagar diantara masjid dan pekuburan.

    7. 7. Termasuk isroof adalah seseorang memelihara burung yang kemudian seseorang menjualnya dengan harga tinggi (dalam soal disebut kan dijual dengan harga sekitar 100 ribu real yamani) dikarenakan indah suaranya.

    8. 8. Imamah adalah sebuah adat dari arab, yang mengatakan bahwa memakai Imamah termasuk sunnah, maka dia membutuhkan dalil tentang hal tersebut, Asy- Syaikh Al- Albani berpendapat makruh nyaseseorang sholat dengan terbuka kepalanya.

    9. 9. Tidaklah ada yang mengingkari bolehnya seorang Aami (orang awam) Taqlid kepada seorang Ahli ilmi yang dipercaya agamanya kecuali sebagian dari kelompok Qodariyyah.

    10. 10. Semenjak zaman Asy- Syaikh Muqbil bin Hadi Al- Wadii, beliau telah dikabari oleh temannya di Saudi bahwa Jami’ah Islamiyahsekarang bukanlah ditangan salafiyyun. akan tetapi dari bab inshof, bahwasanya di Jami’ah Islamiyah masih diajarkan kitab- kitab Aqidah Ahlussunnah Waljamaah.

    Suka

  3. […] ISTIQOMAH DIATAS SUNNAH SAAT MELANDA FITNAH – Muhadharah Syaikh Hasan bin Qosim Ar-Roimiy Di Masjid Darul Ilmi Surabaya (Rabu 13 Sya’ban 1435 H – 11 Juni 2014 H) (Sumber : Ashhabulhadits,wordpress.com) […]

    Suka

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: