“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Mati Di Jarah atau Hijrah ??

Pertanyaan: Apa yang menyebabkan kaum muslimin Dammaj memilih hijrah dari pada bertahan mati-matian berjihad ?

Jawaban:

بسم الله الرحمن الرحيم، وبه نستعين، وبعد:

Sungguh telah berbeda pendapat di kalangan kami kaum muslimin di Dammaj, sebagian memilih untuk hijroh dari Dammaj dan sebagian memilih untuk tetap berjuang mempertahankan Dammaj sampai titik darah penghabisan, namun karena melihat rasa lemah semakin bertambah dan semakin berkurangnya perlengkapan dan pendukung jihad seperti bahan makanan dan minuman, amunisi dan kebutuhan lainnya, bersamaan dengan itu kami masih dalam kepungan, bantuan dari luar tidak bisa masuk, bersamaan dengan itu pula kita yang sedang dalam kepungan hanya berjumlah sudah semakin sedikit sedangkan musuh bertambah banyak, apalagi mereka mendapatkan dukungan penuh dari sepropinsi Sho’dah dan dari Iran serta dukungan dari tiga negara besar yaitu negara kafir Amerika, Britania dan Prancis.

Dengan melihat kekuatan dan jumlah yang sangat jauh bedanya itu maka Syaikhuna Yahya Hafizhohulloh memutuskan memilih untuk hijroh, dan Insya Alloh dengan sebab hijroh ini kebaikan akan semakin terlihat jelas dan kekuatan akan bertambah Biiznillah, semua perkara ini kami serahkan kepada Alloh Ta’ala:

فربكم أعلم بمن هو أهدى سبيلا“.

“Robb kalian lebih tahu terhadap siapa yang Dia beri petunjuk ke jalan (yang lurus)”. Wallohu A’lam wa Ahkam.

Dijawab oleh: Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy.

Tulisan Terkait Lainnya :

Iklan

Comments on: "Mati di Jarah atau Hijrah ??" (3)

  1. Abu Sholeh Muslih Al-Madiuny said:

    Menambahkan dari keterangan Abu Ahmad di atas: Pemerintah Yaman sudah tidak sanggup untuk melindungi warga Dammaj dari makar Hutsiyyin yg didukung negara-negara kuffar tersebut setelah penanda-tanganan shulh (perjanjian damai) dari kedua belah pihak bersama tim penengah (lajnah). Presiden meminta Syaikh untuk pindah dan beliau menyetujuinya. Kami ini bukan pasukan tentara yang memang kerjaannya perang terus-menerus, akan tetapi kita adalah para thullabul ‘ilmi (penuntut ilmu) yang membutuhkan keamanan dan ketenangan untuk belajar. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk pindah. Wallohu ta’ala a’lam bish Showab. Hasbunallohu wani’mal wakiil.

    Suka

  2. abu ja'far said:

    Ya, yang jelas hijrah ini sdh perintah dari presiden yaman sebagai penguasa muslim yang wajib tuk dita’ati..wallaahua’lam.

    Suka

  3. abu ja'far said:

    Kayaknya judulnya menurut saya kurang pas kalau “mati dijarah atau hijrah”? yang seolah2 ahlussunnah takut mati..yang padahal hijrah ini dilakukan oleh syaikunaa ϑåñ ahludammaj انشـــــاء اَللّهُ sdh memang sesuai dengan sunnah(perintah penguasa ϑåñ dibawah ‘ilmu انشـــــاء اَللّهُ ) yg wajib kita ikuti walaupun terkadang sangat menyesakkan dada.

    Suka

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: