“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

HIJRAH DARI SHA’DAH

KE HUDAIDAH

بسم الله الرحمن الرحيم، وبه نستعين، وبعد:

Alloh Ta’ala berkata:

“أم حسبتم أن تدخلوا الجنة ولما يعلم الله الذين جاهدوا منكم ويعلم الصابرين”.

Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk jannah (surga), padahal belum Alloh tampakan orang-orang yang berjihad diantara kalian dan belum tampakan orang-orang yang sabar”.

Orang yang berjihad tentu akan mendapatkan ujian yang banyak, oleh karena itu membutuhkan kesabaran, sungguh para shohabat Nabi ketika di Makkah mereka berjihad melawan hawa nafsu dengan keadaan yang sangat pedih, mereka disiksa, diblokade dan diberikan banyak penghinaan, kemudian Alloh perintahkan mereka untuk hijroh, merekapun hijroh dari negri kecintaan mereka (negri Makkah), mereka meninggalkan harta-harta dan rumah-rumah mereka menuju negri hijroh (Madinah).

Keadaan mereka itu kini dirasakan pula oleh para pengikut setia Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam yang berhijroh ke Dammaj, banyak manusia berdatangan ke Dammaj dalam rangka menuntut ilmu syar’iy, yang dari negri kafir mereka meniatkan itu sekaligus meniatkan untuk hijroh ke Dammaj, keberadaan mereka ini adalah ibadah yang agung, terkumpul padanya dua keutamaan; keutamaan menuntut ilmu yang dia adalah ibadah yang mulia dan keutamaan berhijroh, Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam berkata:

“العبادة في الحرج كهجرة إلي”. 

“Ibadah pada waktu fitnah seperti hijroh kepadaku”.

Sungguh hati sangat bersedih dan air mata menetes ketika kita menyaksikan saudara-saudari kita melakukan hijroh dari negri kafir ke negri Dammaj begitu pula kaum muslimin yang datang ke Dammaj dalam rangka menuntut ilmu terpaksa mereka juga harus hijroh dari Dammaj, karena Dammaj akan dijadikan sebagai negri Syi’ah yang kafir.

Kami para penuntut ilmu bersama saudara-saudari kami para muhajirin terpaksa ditekan untuk keluar dari Dammaj, beberapa negara kafir seperti Amerika, Britonia dan Prancis mendukung kaum Syi’ah dalam meruntuhkan Dammaj, Asy-Syaikh Abul Yaman Adnan Hafizhohulloh berkata:

“الرئيس قال للشيخ إن شئت أن تدافع إلى آخر رمق فشأنك لكن أمريكا وبريطانيا وفرنسا مكنت ﺍﻟﺤﻮﺛﻲ وأنا أريد لكم السلامة فاخرج إلى الحديدة ويريدون أن يضربوا بالطيران وأنا أماسكهم فالمؤامرة دولية الله يسلم الدعوة من شرهم”.

Presiden (Yaman) berkata kepada Asy-Syaikh (Yahya Hafizhohulloh): “Jika kamu ingin bertahan sampai titik darah penghabisan maka terserah padamu, akan tetapi Amerika, Inggris dan Prancis mengokohkan Hutsiy (Syi’ah) dan aku inginkan keselamatan untuk kalian, maka keluarlah kamu ke Hudaidah, mereka ingin membom dengan menggunakan pesawat tempur dan aku menahan mereka, ini adalah persekutuan negara-negara, semoga Allah menyelamatkan da’wah dari kejelekan mereka”.

Dari politik licik Syi’ah ini semakin nampak kalau mereka adalah:

“أكذب الطوائف”.

“Paling pendustanya aliran-aliran (sesat)”.

Mereka melontarkan tuduhan bahwa kami (kaum muslimin yang bersama Syaikhuna Yahya) adalah Amrikiyyun (antek-antek Amerika), kemarin malam salah seorang syaikh Syi’ah menyatakan: “Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy kafir, karena berobat ketika sakit beratnya ke Britonia, ke Amerika dan dia mati di Amerika, begitu pula Yahya Al-Hajuriy keluar da’wah ke Britonia, mereka semua kafir”.

Dan beberapa malam yang lalu seorang syaikh Syi’ah juga menyebut Syaikhuna Yahya dengan nama “Fandem Yahya” terkadang menyandangkan nama-nama  bintang film Barat yang kafir ke awal nama Syaikhuna Yahya, yang semua itu mereka nampakan seakan-akan mereka adalah musuhnya Amerika, padahal hakekatnya justru mereka bersekutu dengan negara-negara kafir dalam upaya menghancurkan kaum muslimin yang ada di Dammaj, sungguh benar sejarah yang menerangkan bahwa kaum Syi’ah selalu bersekutu dengan orang-orang kafir dalam memusuhi kaum muslimin, di zaman Syaikhul Islam mereka bersekutu dengan tentara kafir Tartar dalam memerangi pasukan kaum muslimin yang dipimpin oleh Syaikhul Islam, dan pada perang ini mereka bersekutu dengan negara-negara kafir dalam memerangi kaum muslimin di Dammaj dan sampai diputuskan bahwa kaum muslimin harus keluar dari Dammaj.

Insya Alloh Syaikhuna Yahya dan seluruh kaum muslimin akan keluar dari Dammaj sebagaimana keluarnya Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam dan para shohabatnya dari Makkah, sungguh benar apa yang dikatakan oleh Waroqoh bin Naufal putra pamannya Khodijah kepada Rosululloh:

“ما جاء رجل بمثل ما جئت به إلا عودي”.

“Tidaklah datang seseorang semisal apa yang kamu datangkan dengannya melainkan akan dimusuhi”.

Kini benar adanya, Syaikhuna Yahya dan saudara-saudaranya Ahlussunnah dimusuhi di Dammaj karena mereka menda’wahkan da’wah Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa  Sallam, mereka dimusuhi dengan berbagai cara hingga cara yang terakhir ini mereka merasa mampu mengusir para pengikut Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam dari bumi Dammaj.

Maka kami seluruh kaum muslimin yang berada di Dammaj siap untuk meninggalkan Dammaj, kami berhijroh dari negri yang dikuasai oleh kaum kafir Syi’ah lebih kami sukai, dan semoga Alloh menjadikan hijroh kami ini semata-mata karena mencari keridhoan-Nya:

“ومن كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرته إلى الله ورسوله”.

“Dan barang siapa yang hijrohnya kepada Alloh dan Rosul-Nya maka hijrohnya (sampai) kepada Alloh dan Rosul-Nya”.

Ditulis oleh:

Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy pada malam Ahad 10 Robiul Awwal 1435 di tengah-tengah reruntuhan bangunan di pertahanan Alu Manna’ Dammaj yang tinggal kenangan.

 

Comments on: "Hijrah dari Sha’dah ke Hudaidah" (16)

  1. Abu Huda Tasnedi said:

    Semoga Allah Azza wa Jalla mengokohkan antum semua, barakallahufikum.

    Suka

  2. Imam Nashrudin said:

    Semoga Allooh subhanahu wa ta’ala meridhoi antum semua Aamiin…
    Barokalloohu fikum…

    Suka

  3. Semoga Allah Ta’ala mengokohkan dan menurunkan sakinah atas antum dan menjadikan akhir urusan kaum muslimin dalam kebaikan. barokallahufiikum.

    Suka

  4. Maryam bintu Anshori Choh said:

    Bismillah…
    Hati bersedih, air mata berlinang. Namun demikian tiada yang kita ucapkan selain apa yang Membuat Al Lathiif ridho.
    Ya lathiif, Uruslah diri kami dalam kewalian yang khusus, sehingga menjadi baik seluruh keadaan kami lahir dan bathin serta tersingkirkan semua yang tidak disenangi dari permasalahan yang ada di dalam dan di luar diri kami. Kami memohon kelembutanMu… sesungguhnya Engkau lah Lathiif

    Suka

  5. Semoga Allah Subhanahuwata’ala selalu menolong dan menjaga kita semua,…tetaplah berbaiksangka dan teruslah berdoa ,Allah adalah sebaik-baik penolong untuk kita semua…maafkan kami yang hanya bisa membantu dengan doa saja…..

    Suka

  6. Jasmine Semarang said:

    Qodarullahu Wamasyaa’fa’ala, Saudara-saudaraku fiisabilillah. Hafidzakumullah, Semoga Allah mengokohkan kami dan semua ikhwah. Ana ucapkan “Selamat jalan ketempat Allah tetapkan..” Semoga Allah memberkahi antum semua yang berhijrah.Semoga Allah beri kalian kesabaran dan ketabahan dalam menjalani ujian-ujian ini.
    ان الله مع الصابرين

    Suka

    • Hariansyah said:

      Smga Alloh slalu menjga sodara ku yg mau hijroh di hudaidah,
      smga perjalan di mudah kan.
      Dan smga di jdikan hudaidah tempat tersbarnya ilmu.dan di beri kberkahan da’wah oleh Alloh.
      Smga Alloh melimpah kan kebaikan kpd para masyaikh dan salafyun yg berhijrah.

      Suka

  7. Abu Mush'ab Ahmad Al-Makassariy said:

    Allohumma A’izzal muslimiina wal Muslimaati fii yaman wa fii kulli Makaan
    Allohummahshurhum ‘Alal Qoumil Kafiirin
    Allohumma Sallimhum
    Allohummaghfirlahum
    Allohummafahdzhum
    Allohummarhamhum
    yaa Arhamarrohimiin.
    Allohumma ‘Alaika Bisysyi’ah Al Hutsiyyin
    Allohumma ‘Alaika Bir Rofidhoh wa man qoma ma’ahum
    Allohuma Kholif Baina quluubihim
    Allohuma Mazzizhum wa Kulla Mumazzaq
    Allohumaqtulhum wa laa tubqi minhum ahada
    Allohumma zalzilhum wa farriq jam’ahum
    Allohumma Dammirhum Tadhmiro
    Innaka laa tukhliful Mi’aad.

    Suka

  8. Abu Fathan said:

    semoga ikhwah dammaj senantiasa diberikan kekuatan melawan musuh-musuh Alloh

    Suka

  9. apakah syaikh Yahya beserta thullabnya telah berhasil hijrah ke Hudaidah atau masih dalam kepungan hutsi ?

    Suka

  10. Abu Mush'ab Ahmad Al-Makassariy said:

    Bismillaah
    Rabu, 14 Rabi’ul Awwal 1435 H
    Abu Fairuz Abdurrahman bin Soekojo Al-Qusdy mengabarkan : Ziyad Al Mulaiky menyebutkan bahwa empat Helicopter sebagai penjaga, dan satu Helicopter besar itulah yang mengangkut Syaikh Yahya. 22:55 wib

    Tadi sore 5 helikopter pemerintah datang menjemput syaikh Yahya, mendarat di Barroqoh. Ada yang bilang sebagiannya mendarat di gunung Thullab. Setelah maghrib, Akh Abu Kholid Mahmud Al Jaizawiy menukilkan bahwa syaikh Yahya tiba dengan selamat di Shon’a. 22:34 wib
    Abu Sholeh Muslih bin Syahid Al Madiuny mengabarkan : Kami masih di Dammaj. InsyaAllah, sebentar lagi berangkat. Kami sudah di atas Mobil. Do’akan ya Ikhwah…. JazakumullahuKhairan. 11 : 00 wib

    Muadz Lombok mengabarkan: Alhamdulillah, sudah keluar desa Abdin masuk jalan Asfal Shodah, jalanan macet pool. Sepanjang perjalanan sampai saat ini tentara banyak jaga. Kita ke Shona InsyaAllah, tadi waktu keluar Dammaj setiap mobil sudah dikasih bayaran dari pemerintah dan sudah didaftar untuk ke Shana. Sudah Masuk Sha’dah,, penjagaan dari tentara terlihat begitu juga polisi lalu lintas mengatur jalan. Semua perempatan jalan yang kita lewati ditutup khusus jalan buat yang kelurar dari Dammaj. benar-benar kita keluar dengan terhormat. Allahumma Idzzan la Dzulla Ba’dahu. 14 : 51 wib

    Suka

    • Abu Muhammad said:

      Saya heran kok nggak ada ya komentarnya si Luqman dan kawan2nya tentang hijrohnya Syech Yahya dan thulab ? apakah mereka sudah bergembira dengan ini atau cari strategi baru lagi bagamaina mengompori ikhwan2 yg akan hijroh ke Hudaydah utk menimba ilmu akan dihalang-halangi lagi ? Beri komentar dong Luqman dan CSnya

      Suka

  11. Semoga dengan takdir Allah ini menjadikan kita bertambah tawadu’

    Suka

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: