“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Hukum Mencerca Pemerintah di Depan Umum

Pertanyaan:

Apa hukumnya mencerca pemerintah di depan umum/khalayak ramai?. Apa benar hadits-hadits yang melarang mencerca pemerintah itu adalah hadits-hadits yang lemah?

جَزَاك اللهُ خَيْرًا

Jawaban:

بسم الله الرحمن الرحيم، وبه نستعين، وبعد:

Agama Islam adalah agama rohmah untuk semesta alam, Rosululloh Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam diutus dengan tujuan ini, Alloh Ta’ala berkata:

وما أرسلناك إلا رحمة للعالمين“.

“Dan tidaklah Kami mengutusmu melainkan sebagai rohmat untuk semesta alam”.

Beliau memerintahkan untuk menebar kebaikan di tengah-tengah kaum muslimin dan memerintahkan untuk menahan gangguan terhadap kaum muslimin, sama saja kaum muslimin itu dari kalangan penguasa ataupun dari kalangan rakyat biasa.

Kita tidak diperbolehkan untuk mencerca kaum muslimin:

ولا تؤذوا المؤمنين“. 

“Dan janganlah kalian menyakiti orang-orang yang beriman”.

Kita (kaum muslimin) telah diajarkan tentang adab antara sesama, bila pemerintah berbuat ma’siat atau berbuat dosa atau melegalkan suatu dosa maka kita ingkari perbuatan dosa itu secara terang-terangan di khalak ramai, kita jelaskan baik dengan tulisan atau dengan lisan kita di mimbar-mimbar tentang kema’siatan itu, adapun mencela penguasa muslim maka ini tidak boleh, An-Nawawiy Rohimahulloh di dalam “Al-Minhaj Syarhu Shohih Muslim bin Hajjaj” ketika menjelaskan perkataan Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallm:

«ﺇﻻ ﺃﻥ ﺗﺮﻭا ﻛﻔﺮا ﺑﻮاﺣﺎ ﻋﻨﺪﻛﻢ ﻣﻦ اﻟﻠﻪ ﻓﻴﻪ ﺑﺮﻫﺎﻥ».

“Kecuali kalian melihat kekafiran yang nyata di sisi kalian dari Alloh padanya kejelasan”:

ﻻ ﺗﻨﺎﺯﻋﻮا ﻭﻻﺓ اﻷﻣﻮﺭ ﻓﻲ ﻭﻻيﺗﻬﻢ ﻭﻻ ﺗﻌﺘﺮﺿﻮا ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺇﻻ ﺃﻥ ﺗﺮﻭا ﻣﻨﻬﻢ ﻣﻨﻜﺮا ﻣﺤﻘﻘﺎ ﺗﻌﻠﻤﻮﻧﻪ ﻣﻦ ﻗﻮاﻋﺪ اﻹﺳﻼﻡ ﻓﺈﺫا ﺭﺃﻳﺘﻢ ﺫﻟﻚ ﻓﺄﻧﻜﺮﻭﻩ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻭﻗﻮﻟﻮا ﺑﺎﻟﺤﻖ ﺣﻴﺜﻤﺎ ﻛﻨﺘﻢ ﻭﺃﻣﺎ اﻟﺨﺮﻭﺝ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻭﻗﺘﺎﻟﻬﻢ ﻓﺤﺮاﻡ ﺑﺈﺟﻤﺎﻉ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﺇﻥ ﻛﺎﻧﻮا ﻓﺴﻘﺔ ﻇﺎﻟﻤﻴﻦ“.

“Janganlah kalian menentang penguasa pada kekuasaan mereka, dan janganlah pula berpaling dari mereka, kacuali kalian melihat kemungkaran yang jelas benar, kalian mengetahuinya dari kaedah-kaedah Islam, jika kalian melihat demikian itu maka ingkarilah dia atas mereka, dan berkatalah dengan al-haq di manapun kalian berada. Dan adapun keluar atas mereka maka dia adalah harom dengan kesepakatan kaum muslimin walaupun mereka (penguasa itu) adalah orang-orang fasiq lagi zholim”.

Dan barang siapa membolehkan mencerca penguasa muslim di tempat umum maka dia adalah pembuat fitnah yang menyelisihi As-Sunnah, Ahmad bin Hanbal Rohimahulloh berkata:

ﻭﻻ ﻳﺤﻞ ﻗﺘﺎﻝ اﻟﺴﻠﻄﺎﻥ ﻭﻻ اﻟﺨﺮﻭﺝ ﻋﻠﻴﻪ ﻷﺣﺪ ﻣﻦ اﻟﻨﺎﺱ ﻓﻤﻦ ﻓﻌﻞ ﺫﻟﻚ ﻓﻬﻮ ﻣﺒﺘﺪﻉ ﻋﻠﻰ ﻏﻴﺮ اﻟﺴﻨﺔ“.

“Dan tidak halal memerangi penguasa dan tidak pula keluar atasnya karena salah seorang dari manusia, barang siapa melakukan demikian itu maka dia mubtadi’ (pembuat bid’ah) di atas selain As-Sunnah”.

Adapun anggapan sebagian orang bodoh bahwa hadits tentang larangan mencerca penguasa muslim di tempat umum adalah semuanya dhoif (lemah) maka ini tidak benar, bahkan banyak hadits shohih melarang hal demikian itu, Muslim Rohimahulloh di dalam “Shohih”nya membuat kitab khusus tentang masalah ini, sebagaimana telah kami sebutkan satu hadits dari hadits-hadits yang telah dijelaskan oleh An-Nawawiy Rohimahulloh.

Wallohu A’lam wa Ahkam.

Dijawab oleh:

Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy di pertahanan Alu Manna’ pada hari Rabu 7 Robiul Awwal 1435

Tulisan Ilmiyyah Lainnya :

Iklan

Comments on: "Hukum Mencela Pemerintah di Depan Umum" (1)

  1. abu aydin said:

    “kacuali kalian melihat kemungkaran yang jelas benar, kalian mengetahuinya dari kaedah-kaedah Islam, jika kalian melihat demikian itu maka ingkarilah dia atas mereka, dan berkatalah dengan al-haq di manapun kalian berada”

    atas dasar kalimat inilah (copy paste dari hadist di atas) maka kaum muslimin wajib bersuara dengan lantang kepada seluruh manusia tanpa ragu di jalanan maupun di gedung2 bahwa penguasa sistem kufur di negeri2 muslim tidak patut di taati dan sistem yang ada sudah selayaknya di ganti menjadi sistem syariah yaitu khilafah…..pengabaian para penguasa di negeri2 muslim saat ini atas sistem khialfah yang didalamnya diterapkan syariah islam secara kaffah adalah kemungkaran yang nyata dan terang benderang tanpa prasangka sedikitipun menurut kaidah islam yang bersumber kepada al Qur’an dan as Sunnah serta apa2 yang ditunjukkan oleh keduanya berupa ijama’ sahabat dan qiyah syar’i

    Suka

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: