“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam

  بسم الله الرحمن الرحيم .الحمد لله، نحمده، ونستعينه، ونستغفره. أما بعد:

Berikut ini kami akan menyebutkan diantara cara untuk menjadi pengikut setia Nabi kita Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam:

1.  Meminta petunjuk kepada Alloh Ta’ala dan berdoa langsung hanya kepada-Nya dengan benar-benar merenungi dan menghayati kandungan bacaan doa sebagaimana di dalam surat Al-Fatihah:

اهدنا الصراط المستقيم، صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم ولا الضالين“.

“Tunjukilah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka, bukan jalan orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat”.

2. Mempelajari sunnah dan perjalanan hidup Rosululloh Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam.

3. Tidak mengambil pendapat para ulama kecuali pendapat itu memiliki dalil dari Al-Qur’an dan dari Al-Hadits yang shohih.

4. Bertanya kepada orang yang berilmu tentang suatu permasalahan jika tidak mengetahui ilmunya:

فاسألوا أهل الذكر إن كنتم لا تعلمون“.

“Bertanyalah kalian kepada orang yang berilmu jika kalian tidak mengetahui”.

5. Bertanya tentang kejelekan dengan maksud supaya menghindari kejelekan tersebut, Huzaifah Ibnul Yaman Rodhiyallohu ‘Anhu berkata: “Dahulu manusia bertanya kepada Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam tentang kebaikan dan aku bertanya kepada beliau tentang kejelekan karena takut akan menimpaku”.

Beliau dan beberapa shohabat bertanya kepada Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam tentang ciri-ciri kelompok yang muncul setelah meninggalnya beliau.

5. Berusaha untuk bisa mengetahui mana jalan Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam, Alloh berkata kepadanya:

قل هذه سبيلي أدعو إلى الله على بصيرة أنا ومن اتبعني“.

“Katakanlah: Ini adalah jalanku, aku menyeru kepada Alloh di atas ilmu, aku dan orang yang mengikutiku”.

Jadi landasan da’wah Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam dan para pengikut setianya adalah di atas ilmu, oleh karena itu Al-Bukhoriy di dalam “Shohih”nya pada “Kitabul Ilmi” berkata:

باب العلم قبل القول والعمل.

“Bab ilmu sebelum berkata dan berbuat”.

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam dan orang-orang yang mengikutinya dengan benar mereka itulah Ahlussunnah wal Jama’ah, mereka bersatu di dalam satu jama’ah yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah di atas pemahaman salaful ummah (para pendahulu umat yang sholih).

Banyak orang mengaku sebagai Ahlussunnah namun bukanlah pengakuan yang menjadi ukuran, namun ukurannya adalah pembuktian, maka ketika kaum Yahudi dan Nashroni mengaku sebagai kekasih Alloh maka Alloh membantah:

قل هاتوا برهانكم إن كنتم صادقين“.

“Katakanlah: Datangkan bukti kalian jika kalian adalah orang-orang yang benar”.

6. Berdoa kepada Alloh dan mengikhlaskan doa hanya kepada-Nya dengan meminta untuk ditampakan kebenaran sebagai kebenaran dan dimudahkan untuk mengikutinya dan berlindung kepada-Nya dari kesesatan dan dari para penyerunya.

7. Membaca kisah atau sejarah salafush sholih (para pendahulu yang sholih) dalam meniti jalan dalam mencari kebenaran seperti kisah Salman Al-Farisiy dan yang selain beliau.

Ditulis oleh: Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy (Hafidzahullah)

Tulisan Ilmiyyah Lainnya :

Iklan

Comments on: "Cara Untuk Menjadi Pengikut Setia Nabi Muhammad Shallahu Alaihi Wasallam" (2)

  1. Terima Kasih Kak…;

    Suka

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: