“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

KAEDAH BARU YANG TERBANTAH

Pertanyaan:

Apakah setiap orang yang keluar dari ketaatan kepada ulama dikatakan termasuk sebagai khowarij?.

Jawaban:

Itu adalah kaedah baru yang ditetapkan oleh orang-orang yang ghuluw terhadap para ulama, bila ada yang menyelisihi fatwa ulama atau dia berselisih dengan ulama maka orang-orang yang ghuluw itu langsung mengatakannya sebagai khorijiy.

Al-Imam Ibnu Ishaq penulis siroh Nabawiy pernah berselisih dengan Imam Daril Hijroh Malik bin Anas, dan beliau menyelisihinya pada suatu perkara, maka Malik bin Anas berkata tentangnya:

“ذاك دجال من الدجاجلة”.

“Dia itu adalah dajjal dari para dajjal”.

Dan Malik bin Anas telah mengusirnya dari Madinah.

Tidak kita dapati ulama Ahlissunnah menyatakan bahwa dia adalah khorijiy karena menyelisihi Imam Daril Hijroh.

Kalaupun seandainya ada yang sangat keras penyelisihannya terhadap para ulama dan dia sampai menzholimi diri-diri mereka maka kita katakan bahwa dia adalah baghiy (jahat), Syaikhuna Yahya berkata:

“كل خارجي بغي، وليس كل بغي خارجي”.

Setiap khorijiy adalah penjahat dan tidak setiap penjahat adalah khorijiy”.

Ketika kami mengingkari suatu kaum yang memposisikan diri-diri mereka seakan-akan waliul amr, yang seenak mereka bersikap maka pembesar-pembesar kaum itu menegaskan bahwa kami adalah khorijiy, ini persis dengan apa yang ditetapkan oleh para hizbiyyun yang ditokohi oleh Dzul Akmal, mereka membentuk jama’ah sendiri lalu bertindak seakan-akan waliyul amr, dan mereka berhujjah dengan fatwa ulama dan menampakan berdiri bersama ulama, siapa yang tidak mentaati mereka maka dikatakan sebagai khorijiy, kaedah dari manakah ini?, apakah ini sebagai kenaikan pangkat dari sebelumnya yang mudah menghizbiykan dan mudah mensururiykan orang maka sekarang mau naik pangkat menuduhkan khorijiy?:

كبرت كلمة تخرج من أفوههم إن يقولون إلا كذبا“.

“Alangkah dustanya perkataan yang keluar dari mulut-mulut mereka, tidaklah mereka mengatakan itu melainkan suatu kedustaan”.

Di Tulis Oleh : Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al Limbory

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: