“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

BER ANDIL DENGAN BERBUAT ADIL

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله، أحمده وأستعينه وأستغفره، أما :بعد:

Sungguh telah kita saksikan tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki andilmereka bersemangat dalam memanas-manasi orang-orang kecil, supaya mereka bangkit bersama-sama menyuarakan ungkapan “adil”, mereka menyatakan bahwa waliul amr (umara dan ulama) tidak bisa berbuat adil, Syaikhuna Yahya dikatakan tidak berbuat adil,

karena beliau tidak menginginkan damai dengan kaum kafir Syi’ah yang mereka telah banyak membunuh murid-murid Syaikhuna yang besar maupun yang kecil, sekelompok yang lain lagi mencela Syaikhuna karena terus mengomando jihad kepada semua kaum muslimin yang ‘alim dan yang jahil, menurut mereka yang berjihad hanya orang yang berilmu bukan orang jahil, sebagian lagi menyatakan bahwa Syaikuna Yahya jahil tidak tidak seperti Asy-Syaikh Muqbil, kalau Syi’ah membunuh banyak thullab maka akan diperangi oleh Asy-Syaikh Muqbil, adapun Syaikuna Yahya kata mereka malah mengadakan damai sampai tidak bisa berbuat adil, ini persis dengan perkataan Dzul Khuwaisiroh kepada Ar-Rosul:
اعدل يا محمد فإنك لم تعدل
“Berbuat adillah wahai Muhammad karena sesungguhnya kamu tidak berbuat adil”.
Tidak hanya tuduhan batil itu mereka tuduhkan namun mereka tuduhkan pula banyak perbuatan batil, mereka menyatakan pula bahwa Syaikhuna Yahya jahil terhadap ilmu al-jarhu wat ta’dil, mereka menyatakan pula bahwa Syaikuna Yahya adalah syaikh kecil, atau yang mereka katakan sebagai orang yang paling jahil, mereka tidak menyadari kalau apa yang mereka katakan atau yang mereka perbuat justru semakin menampakan kalau mereka semisal kancil, atau semisal binatang yang hidup di hutang yang sangat terpencil, ketika melihat pesawat terbang dikira itu adalah burung ababil, mereka itu memang tidak berakal dan mereka terkenal dungu dan jahil, namun mereka merasa seakan-akan sebagai hakim paling bijak dan sangat adil, padahal Alloh Ta’ala telah berkata:
أليس الله بأحكم الحكمين.
“Bukankah Alloh adalah hakim yang paling adil”.

Bila seseorang telah mengetahui bahwa Alloh adalah hakim yang seadil-adilnya maka tidak ada pilihan baginya melainkan mengikuti dalil, dia mengakui kalau dirinya tidak bisa berbuat adil. Manusia adalah makhluk yang lemah yang diperintahkan untuk berusaha dalam berbuat adil, dalam masalah nikah para pria yang mampu diperintahkan untuk menikahi wanita maksimal empat dan jika tidak mampu maka cukup satu supaya bisa berbuat adil, dalam memberi nafkah kepada anak-anak juga harus adil, jika dia memberi baju baru untuk anak yang besar maka dia harus memberi pula untuk anak yang kecil, jika dia pandai mengatur anak-anaknya dan memperbaiki keadaan rumah tangganya maka sungguh dia hebat dan trampil.

Bila seseorang merasa dirinya sudah bisa berbuat adil maka hendaknya dia bergegas untuk tampil, tidak dibenarkan kalau dia merasa nihil, dia harus buktikan pengakuannya walaupun tantangannya sebesar gunung Uhud atau seperti sungai Nil, dia bangkit mengikuti ajaran Islam karena dia merasa terpanggil, seruan ajaran Islam tidak memilih yang bangsawan ataupun yang pegawai sipil, semua pemeluk Islam harus merasa terpanggil, bila seseorang sudah memeluk Islam dan melaksanakan tuntunan Islam maka sungguh dia telah sukses dan berhasil, Alloh Ta’ala berkata:
قد أفلح المؤمنون.
“Sungguh orang-orang yang beriman telah berhasil”.

Selesai ditulis  pada Jum’at, 26 Muharram 1435 H  00: 28 wib

Ditulis oleh: Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy.

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: