“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

Ketinggian Derajat Orang Yang Berjihad Di Jalan Allah

Ditulis Oleh:

Abu Ahmad Muhammad bin Salim Al-Limboriy ‘Afallohu ‘Anh.

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله، أحمده، وأستعينه، وأستغفره. أما بعد:

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam berkata kepada seorang shohabatnya:

يا أبا سعيد، من رضي بالله ربا، وباالإسلام دينا، وبمحمد نبيا، وجبت له الجنة.

“Wahai Abu Sa’id, barang siapa ridho kepada Alloh sebagai Robb(nya), Islam sebagai agama(nya) dan Muhammad sebagai nabi(nya) maka mengharuskannya masuk Jannah”.

Maka Abu Sa’id kagum terhadap perkara ini, lalu beliau berkata: “Ulangi kepadaku apa yang telah engkau katakan”, Rosululloh pun mengulangi, kemudian beliau berkata:

وأخرى  يرفع بها العبد مائة درجة في الجنة، ما بين كل درجتين كما بين السماء  والأرض.

“Dan (amalan) yang lain diangkat dengannya seorang hamba seratus derajat di dalam Jannah, setiap apa yang di antara dua derajat seperti di antara langit dan bumi”.

Abu Sa’id bertanya: “Amalan apa itu wahai Rosululloh?”, beliau menjawab:

الجهاد في سبيل الله، الجهاد في سبيل الله.

“Jihad di jalan Alloh, jihad di jalan Alloh”. Diriwayatkan oleh Muslim.

Jihad di jalan Alloh termasuk amal sholih yang paling utama, ketika Rosululloh ditanya tentang amal yang paling utama maka beliau menyebutkan yang pertama tauhid, kemudian sholat pada waktunya, setelah itu beliau berkata:

الجهاد في سبيل الله

“Jihad di jalan Alloh”.

Siapa saja yang berjihad di jalan Alloh maka sungguh dia telah beramal sholih, sama saja dia berjihad dengan jiwanya atau dengan hartanya, Alloh Ta’ala berkata: “Barang siapa beramal sholih baik dia dari (kalangan) pria atau dia dari (kalangan) wanita dan dia adalah beriman maka sungguh Kami akan menghidupkannya dengan kehidupan yang baik, dan sungguh Kami akan membalas mereka dengan yang paling baiknya balasan terhadap apa yang mereka kerjakan”.

Dengan keutamaan itu maka kaum muslimin berlomba-lomba memenuhi panggilan jihad, yang di Yaman berjihad dengan jiwa dan hartanya, yang di luar Yaman berjihad dengan hartanya, masing-masing mendapatkan keutamaan sesuai amalan mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: