“ Tidaklah aku menginginkan kecuali perbaikan selama aku sanggup. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepadaNya aku bertawakal dan hanya kepadaNya-lah aku kembali ” QS : Huud : 88

SYI’AH ROFIDHOH KEBOBROKAN, KESESATAN DAN KEKEJAMANNYA.

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Alhamdulillaah, Ahmaduhu Waasta’inuhu Waastaghfiruh. Ammaa Ba’d:

Sesungguhnya Alloh Ta’ala telah menciptakan umat manusia dengan berbagai macam perbedaan latar belakang, dengan perbedaan itu muncul pula sekte dan aliran yang berbeda-beda. Diantara sekte itu adalah Syi’ah Rofidhoh. Bila dilihat dari pandangan Syari’at Islam tentang keberadaan sekte atau aliran Syi’ah Rofidhoh ini maka seseorang akan menilai bahwasanya Syi’ah Rofidhoh adalah suatu perkumpulan manusia yang menyandarkan diri kepada Islam namun hakekatnya mereka menyimpang dari Islam secara keseluruhan.

“Jika ada Syi’ah-Rofidhoh dari kalangan jin maka tentu dia adalah iblis, jika ada dari kalangan manusia maka tentu dia adalah teroris”.  Kaum Syi’ah tidak mau mengikuti bimbingan Al-Qur’an karena mereka terjangkiti penyakit kibr (angkuh) sebagaimana iblis, anggapan mereka bahwa mereka lebih mulia dari pada Abu Bakr, Umar dan Utsman  Rodhiyallohu ‘Anhum yang telah mengumpulkan Al-Qur’an, dengan sebab keangkuhan itu merekapun keluar dari ruang lingkup Islam yang berpedoman hidup dengan Al-Qur’an. Dengan jauhnya kaum Syi’ah terhadap ajaran Al-Qur’an maka kehidupan mereka tidak terarah dan tidak teratur, mereka berbuat dengan seenak hawa nafsu, yang pada akhirnya mereka menjadi teroris yaitu menghalalkan darah, harta dan kehormatan kaum muslimin. Mereka membantai, melukai dan merampas harta kaum muslimin terkhusus muslimin yang ada di Dammaj. Mereka membloke jalan menuju Dammaj, harta-harta dirampas, jiwa dibantai dan kehormatan dinodai. Belum lagi kedustaan mereka atas nama agama, membuat Al-Qur’an tandingan, membuat wasiat dusta atas nama Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam. Dengan perbuatan mereka itu maka tentu mereka terkena ancaman neraka, Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam berkata: “Barang siapa berdusta atas namaku dengan sengaja maka hendaknya dia mempersiapkan tempat duduknya di dalam neraka”. Nabi saja mereka telah dustai, maka lebih-lebih umatnya. Sekitar dua atau tiga tahun yang lalu ada dari tokoh Syi’ah membuat surat pernyataan atas nama Syaikhuna Yahya, yang disebar ke pemerintahan Yaman, dan pada perang inipun kaum Syi’ah banyak berdusta atas nama kaum muslimin Dammaj atau mereka berbuat kedustaan dan melakukan sesuatu perbuatan lalu disandarkan kepada kaum muslimin Dammaj. Sangat disayangkan perbuatan kaum Syi’ah ini ternyata dicontoh pula oleh sebagian orang yang mengaku sebagai pencinta da’wah, sungguh sangat menyedihkan dan menyakitkan ketika ada orang-orang melakukan perbuatan atau membuat kedustaan atas nama kami. Kami berdoa kepada Alloh atas setiap orang yang berdusta atas nama kami dengan sengaja, semoga Alloh menyempitkan dadanya  dan menyempitkan kehidupannya.

“Alloohumma man arada binaa aw bida’watinaa suuan aw makran faqtho’hu wamazziqhu kulla mumazzaq”

Ditulis oleh Muhammad bin Salim Alu Labisana pada tanggal 10 Muharrom 1435 di perbatasan Alu Manna’Dammaj.

Iklan

Tinggalkan Balasan Ash Habul Hadits

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: